Boeing Mulai Bayar Santunan Korban 737 MAX

Boeing Mulai Bayar Santunan Korban 737 MAX
Pesawat Boeing 737 MAX 10 Lion Air. ( Foto: PR )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 24 September 2019 | 20:03 WIB

Washington, Beritasatu.com- Boeing Co akan mulai membayar santunan korban kecelakaan 737 MAX kepada keluarga korban masing-masing US$ 144.500 atau Rp 2,03 miliar. Pada Senin (23/9), pengumuman itu disampaikan pihak pengelola dana tersebut.

Dana senilai total US$ 50 juta (Rp 703,4 miliar) yang diawasi oleh pengacara Washington Ken Feinberg dan Camille S. Biros dan diumumkan pada Juli, akan mulai diterima anggota keluarga korban yang mengklaim segera.

Feinberg sudah dikenal karena pekerjaannya mendistribusikan uang yang disisihkan untuk para korban bencana. Firma ini telah mengelola dana untuk para korban serangan 11 September dan tumpahan minyak Deepwater Horizon antara lain.

Dana bantuan keuangan Boeing telah menyisihkan US$ 50 juta untuk pembayaran langsung ke keluarga 346 orang yang meninggal dalam penerbangan di Indonesia dan Ethiopia.

Sisa dana US$ 100 juta, yang diumumkan Boeing pada bulan Juli, akan digunakan untuk program pendidikan dan pengembangan. Dana tersebut telah mulai disalurkan sesuai klaim, yang harus diajukan sebelum tahun 2020.

Anggota keluarga tidak akan diharuskan untuk melepaskan atau melepaskan hak untuk mengajukan tuntutan hukum sebagai syarat partisipasi pengajuan klaim santunan. Santunan 737 MAX telah disiapkan sejak Maret setelah kecelakaan fatal di Ethiopia dan Indonesia.

“Kami terus memperluas simpati terdalam kami kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari semua yang ada di dalamnya. Pembukaan dana ini adalah langkah penting dalam upaya kami untuk membantu keluarga yang terkena dampak,” kata CEO Boeing Dennis Muilenburg dalam satu pernyataan.



Sumber: Suara Pembaruan