Tak Penuhi Panggilan Kongres AS, Pompeo Kunjungi Eropa

Tak Penuhi Panggilan Kongres AS, Pompeo Kunjungi Eropa
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, bertemu dengan Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, di Palazzo Chigi, Roma, Selasa (1/10/2019). Dengan berkunjung ke Italia, Pompeo tidak memenuhi panggilan Kongres AS untuk memberi kesaksian terkait penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump. ( Foto: AFP / ALBERTO PIZZOLI )
Jeany Aipassa / JAI Rabu, 2 Oktober 2019 | 15:08 WIB

Washington, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, tidak memenuhi panggilan Kongres AS untuk memberi kesaksian terkait penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump, pada Rabu (2/10/2019). Sebaliknya, Mike Pompeo mengunjungi empat negara Eropa, mulai Selasa (1/10/2019).

Meski tak memenuhi panggilan Kongres AS, Mike Pompeo mengirim surat kepada Komite Urusan Luar Negeri Kongres AS, untuk menjelaskan kunjungannya ke empat negara Eropa. Negara eropa pertama yang dikunjungi Pompeo adalah Italia, pada Selasa (1/10/2019).

Dalam surat tersebut, Pompeo juga menuduh politisi Partai Demokrat di Kongres AS telah mengintimidasi Departemen Luar Negeri (Deplu) dengan menjadwalkan beberapa pejabat Deplu untuk memberikan kesaksian (deposisi) terkait pecakapan telepon Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

“Demokrat melakukan intimidasi dan perundungan terhadap karyawan Deplu dan deposisi yang dijadwalkan oleh komite tidak bisa dilaksanakan,” ujar Mike Pompeo, dalam suratnya kepada Komite Urusan Luar Negeri Kongres AS, sebagaimana dikutip Voice of America (VoA), Selasa (21/10/2019).

Tiga komite Kongres AS telah menjadwalkan pemanggilan sejumlah sanksi dan pejabat di administrasi pemerintahan Donald Trump dalam dua minggu, untuk memberi keterangan terkait skandal percakapan telepon Donald Trump dan Volodymyr Zelensky.

Ada lima pejabat di administrasi pemerintahan Donald Trump yang dijadwalkan memberi kesaksian seputar keterlibatan mereka dalam pembicaran telepon tersebut. Pembicaraan telepon ini telah memicu penyelidikan pemakzulan DPR terhadap Donald Trump.

Mike Pompeo dijadwalkan memberikan kesaksian pada Rabu (2/10/2019), dan diminta mengungkap seluruh isi rekaman percakapan Donald Trump dan Volodymyr Zelensky. Dia sekaligus menjadi pejabat administrasi Donald Trump yang masih aktif yang dipanggil pertama kali oleh Kongres AS.

Harian The Wall Street Journal, melaporkan Mike Pompeo adalah di antara mereka yang ikut mendengarkan pembicaraan telepon Donald Trump, sehingga membuat Deplu AS makin disorot dalam penyelidikan ini.

Sumber : VoA/AFP

 



Sumber: Suara Pembaruan