FAO: 1,3 Miliar Ton Makanan Terbuang Tiap Tahun

FAO: 1,3 Miliar Ton Makanan Terbuang Tiap Tahun
Anak-anak mencari makanan yang dibuang di tumpukan sampah, di kota Maracaibo, Venezuela. ( Foto: skynews / Dokumentasi )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:48 WIB

New York, Beritasatu.com- Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) yang berada di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), memperkirakan 1,3 miliar ton makanan telah terbuang atau hilang setiap tahun.

Usaha untuk mengurangi limbah makanan secara drastis dilakukan dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari upaya mengurangi kelaparan.

FAO mendefinisikan limbah makanan sebagai “pemanfaatan atas pembuangan atau alternatif (non-makanan) yang aman dan bergizi untuk konsumsi manusia”.

“Kita membuang sekitar sepertiga dari makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia, senilai US$ 990 miliar (Rp 14.031 triliun) per tahun,” kata Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB, Inger Andersen, Rabu (16/10) saat peringatan Hari Pangan Dunia setiap 16 Oktober.

“Anda akan sulit sekali menemukan in-efisiensi seperti itu dalam industri lain,” tambahnya.

Hari Pangan Dunia dirayakan bersamaan dengan berdirinya FAO pada 1945. Pada Rabu, organisasi itu menggelar acara di sekitar 150 negara untuk mempromosikan pola makan sehat dan mengajarkan para pelajar untuk mengurangi limbah makanan sebagai bagian dari kesadaran publik.

Salah satu dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menargetkan pengurangan separuh limbah makanan pada 2030 pada tingkat ritel dan konsumen, serta mengurangi kehilangan makanan di sepanjang rantai produksi dan pasokan, termasuk kerugian pasca-panen.

Area kunci yang terdampak oleh limbah makanan adalah iklim. Menurut Andersen, limbah makanan saat ini menyumbang delapan persen dari emisi gas rumah kaca, maka kerugian atau limbah pangan adalah alat penting untuk melawan perubahan iklim.



Sumber: Suara Pembaruan