Kebakaran di California, 180.000 Orang Mengungsi

Kebakaran di California, 180.000 Orang Mengungsi
Api melalap semak belukar dan truk saat kebakaran melanda kawasan Kincade di Healdsburg, California, AS pada Minggu (27/10/2019). Angin kencang semakin memperburuk kebakaran hutan di California utara. ( Foto: AFP / Josh Edelson )
Jeanny Aipassa / WIR Senin, 28 Oktober 2019 | 20:04 WIB

California, Beritasatu.com- Kebakaran besar yang melanda hutan dan perkebunan di wilayah utara California, memaksa lebih dari 180.000 orang mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Jumlah pengungsi meningkat dari perkiraan pejabat setempat, akibat kebakaran yang terus meluas dan membuat sejumlah wilayah masuk daftar kawasan berbahaya.

Sebelumnya, pejabat kabupaten Sonoma memperkirakan 90.000 penduduk harus mengungsi ke tempat aman, akibat kebakaran.

Namun pada Minggu (27/10), pejabat pemadam kebakaran menyatakan kebakaran meluas ke sejumkah kawasan di Kabupaten Sonoma, sehingga warga di kawasan berbahaya diminta mengungsi.

“Kebakaran terus meluas. Jika Anda berada di kawasan berbahaya, berusahalah untuk segera mengungsi!" bunyi pengumuman petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sonoma, California, Minggu (27/10).

Kebakaran yang melanda wilayah California utara juga menyebabkan Perusahaan Listrik Gas Pasifik, memutuskan aliran listrik. Akibatnya, jutaan warga California hidup tanpa aliran listrik sejak Sabtu (26/10).

Dalam beberapa hari terakhir, perusahaan listrik PG & E juga telah mematikan listrik untuk mengamankan pelanggannya terkait upaya mengatasi kebakaran.

Diperkirakan pemadaman listrik akan berdampak pada tiga juta penduduk, termasuk yang tinggal di kota San Francisco, kawasan perkebunan anggur di Sonoma dan daerah perbukitan Sierra.



Sumber: Suara Pembaruan