AS: Pemimpin Baru ISIS Tak Punya Reputasi

AS: Pemimpin Baru ISIS Tak Punya Reputasi
Pasukan Demokrat Suriah yang didukung AS mengawasi wanita dan anak-anak yang mengungsi dari wilayah jajahan ISIS di dekat Baghouz, Suriah, pada 5 Maret 2019. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 7 November 2019 | 22:19 WIB

Washington, Beritasatu.com- Pemimpin baru kelompok Negara Islam dan Irak di Suriah (ISIS) tidak punya reputasi apapun dan “bukan siapa-siapa”. Pada Rabu (6/11), pejabat senior Amerika Serikat (AS) mengatakan AS berharap dapat segera menumpas tokoh bernama Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi itu.

Pekan lalu, kelompok ISIS mengumumkan nama Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi sebagai pemimpin barunya. Pengumuman itu disebar settelah serangan komando AS membunuh Abu Bakar al-Baghdadi, kepala gerakan ultra-kekerasan.

Seorang pejabat senior AS, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa pemantauan media sosial ISIS menunjukkan bahwa bahkan pengikut tidak tahu banyak tentang Hashimi.

“Situasi ini telah menjadi masalah besar dalam, jika Anda mau, dunia media sosial ISIS. Orang ini tampaknya bukan siapa-siapa. Sedikit yang kita tahu tentang dia, kita tidak terkesan. Dan jika dia di Irak atau Suriah, kami tidak berpikir dia terlalu lama untuk tetap di dunia,” kata pejabat itu kepada wartawan.

Pejabat itu menolak untuk memberikan perincian lebih lanjut, termasuk apakah, seperti Baghdadi, Hashimi telah diblokade di beberapa titik oleh pasukan AS.

Presiden Donald Trump minggu lalu mencuit soal pemimpin baru ISIS. “Kami tahu persis siapa dia,” katanya tanpa menyebut beberapa detail tentang Hashimi.

Baghdadi, yang memimpin kelompok ISIS sejak 2014, telah menjadi orang yang paling dicari di dunia untuk serangan gerilyawan baik di wilayah ini maupun di luar negeri. ISIS mengonfirmasi bahwa warga Irak berusia 48 tahun itu tewas dalam serangan di provinsi Idlib barat laut Suriah.



Sumber: Suara Pembaruan