Trump Sebut Tiongkok Curang

Trump Sebut Tiongkok Curang
Presiden AS Donald Trump tiba untuk berpidato di Gedung Putih, Washington Dc, AS, pada Rabu (6/11/2019). ( Foto: AFP / Jim WATSON )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Rabu, 13 November 2019 | 10:37 WIB

New York, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat kembali menyerang Tiongkok, kali ini menyebut Tiongkok "curang". Di sisi lain, Trump menyalahkan pemimpin-pemimpin AS sebelumnya karena membiarkan AS "dicurangi" Tiongkok.

Demikian disampaikan Trump, Selasa (12/11/2019) di Economic Club di New York.

"Sejak masuknya Tiongkok ke World Trade Organization (WTO) pada 2001, tidak ada negara lain yang lebih jago memanfaatkan AS. Saya tidak mau menggunakan kata 'curang', tapi tidak ada yang lebih curang daripada Tiongkok," kata Trump.

Sindiran Trump ini kembali membuat hubungan kedua negara renggang, padahal keduanya akan menandatangani tahap pertama negosiasi perdagangan. Rincian mengenai perjanjian kedua negara masih belum jelas. AS disinyalir mendorong Tiongkok lebih membuka pasar dan menghilangkan pencurian hak kekayaan intelektual, sementara Tiongkok meminta AS menghapus tarif untuk produk impor dari Tiongkok senilai US$ 250 miliar.

Trump menyalahkan pemerintahan-pemerintahan AS sebelumnya karena telah dimanipulasi oleh Tiongkok sehingga merugikan pekerja AS, terutama di sektor manufaktur.

Selain Tiongkok, AS juga menyebut Uni Eropa memberikan perlakuan tidak adil dalam perdagangan dengan AS.

"Banyak negara memberlakukan tarif tinggi atau menciptakan hambatan yang mustahil bagi AS. Sejujurnya, (masuk ke pasar) Uni Eropa amat sangat sulit. Hambatan yang mereka terapkan lebih parah dari Tiongkok," kata dia.



Sumber: CNBC.com