Donald Trump Curiga Angka-angka Virus Corona dari Tiongkok Terlalu "Sedikit"

Donald Trump Curiga Angka-angka Virus Corona dari Tiongkok Terlalu
Presiden Donald Trump (kiri) menunjuk ke grafik kasus Covid-19 didampingi Direktur Institut Nasional Bidang Alergi dan Penyakit Menular Anthony Fauci (kanan) di Gedung Putih, Washington DC, 31 Maret 2020. ( Foto: AFP )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 2 April 2020 | 06:36 WIB

Washington, Beritasatu.com - Presiden AS Donald Trump menyinggung angka virus corona, jumlah kasus dan kematian, di Tiongkok yang menurutnya terlalu sedikit.

"Saya bukan akuntan dari Tiongkok. (Angka) Tiongkok terlalu sedikit jika membandingkan apa yang kita lihat sendiri dengan angka yang dilaporkan," kata Trump ketika ditanya media apakah angka-angka Tiongkok akurat.

Sebelumnya dilaporkan media setempat Bloomberg, Trump mendapatkan laporan bahwa Tiongkok sengaja mengurangi angka-angka virus corona. Bloomberg, mengutip tiga pejabat AS, memberitakan Gedung Putih telah menerima laporan rahasia dari intelijen. Hal ini dibantah Trump. Trump berkilah dengan membahas hubungan perdagangan AS-Tiongkok terus membaik.

Pemerintah AS memproyeksikan korban jiwa akibat virus corona dapat mencapai 100.000 hingga 240.000 orang tahun ini, bahkan dengan penerapan social atau physical distancing. Jumlah ini berpotensi melewati korban Perang Dunia I yang menelan 116.516 warga AS. Menurut data Worldometers, jumlah kasus corona di AS sudah mencapai 213.798 kasus dengan korban jiwa 4.773 orang.

Sementara Tiongkok, melaporkan 81.554 kasus dan tidak ada lagi kasus baru. Jumlah korban jiwa mencapai 3.312 orang.



Sumber: CNBC.com