Kemlu Bantah WNI Positif Covid-19 Meninggal Dunia di AS

Kemlu Bantah WNI Positif Covid-19 Meninggal Dunia di AS
Sebanyak 50 warga negara Indonesia yang tinggal secara ilegal di New Hampshire, Amerika Serikat tidak jadi dideportasi. Hakim Patti Saris dari Boston mengatakan bahwa jika mereka dipulangkan, maka mereka bisa menjadi korban persekusi di Indonesia. (Foto: Reuters / Brian Snyder)
Natasia Christy Wahyuni / EHD Rabu, 1 April 2020 | 21:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal karena Covid-19 di Amerika Serikat (AS). Judha mengklarifikasi informasi mengenai seorang WNI bernama Bren Rustam telah meninggal di AS karena Covid-19.

“Jadi berdasarkan informasi dari Bapak Konjen di New York (Arifi Saiman), Bapak Bren Rustam yang meninggal karena Covid-19 adalah warga negara Amerika. Almarhum punya istri dan seorang anak WNI yang saat ini masih dirawat di rumah sakit,” kata Judha dalam press briefing virtual di Jakarta, Rabu (¼/2020).

Dari informasi yang beredar, disebut bahwa Bren adalah WNI yang bekerja sebagai pengemudi Uber, telah meninggal dunia karena Covid-19. Istrinya, Veronica Tjahjadi, yang disebut sedang mengandung enam bulan, juga diklaim meninggal dunia karena Covid-19. Namun, informasi itu ternyata tidak benar.

Sedangkan mengenai adanya WNI lain di AS bernama Hartoyo Widjaya, yang juga meninggal karena Covid-19, Judha menyatakan masih mencari informasi terkait hal itu.

Sementara itu, jumlah kasus WNI positif Covid-19 di di luar negeri sampai Rabu sebanyak 138 orang, diantaranya 27 WNI sembuh dan tiga WNI meninggal dunia (WNI di Singapura, Inggris, dan Malaysia).

Terkait satu WNI meninggal akibat Covid-19 di Malaysia, Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan WNI tersebut bukan jemaah tabligh, melainkan seseorang yang bekerja di institusi Malaysia wilayah Kuching.

“Jenazah sudah dimakamkan di Malaysia dan tidak dikembalikan ke tanah air atas izin dan kesediaan dari keluarga. Dimakamkan di Selangor, Malaysia,” kata Faizasyah.



Sumber: BeritaSatu.com