Korban Corona Melonjak, Donald Trump Terjunkan 1.000 Paramedis Militer ke NY

Korban Corona Melonjak, Donald Trump Terjunkan 1.000 Paramedis Militer ke NY
Dokter menguji staf rumah sakit dengan gejala seperti virus corona (COVID-19) di tenda-tenda yang didirikan sebagai rumah sakit darurat, di Bronx, New York, Amerika Serikat, Selasa (24/3/2020). ( Foto: Istimewa )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Minggu, 5 April 2020 | 09:56 WIB

New York, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Sabtu (4/4/2020) waktu setempat mengatakan akan menerjunkan 1.000 personel medis militer ke New York untuk memerangi pandemi virus corona. Trump juga mengatakan dalam beberapa minggu ke depan, penanganan virus akan semakin berat.

"Mungkin ini akan menjadi pekan terberat dan minggu depan, dengan sangat disayangkan, akan jatuh banyak korban," kata Trump kepada media di Gedung Putih.

AS mencatat 1.224 korban jiwa pada hari Sabtu, jumlah terbanyak dalam satu hari. Jumlah kasus di AS telah melebihi 300.000 dan total korban jiwa mencapai 8.300 lebih.

Gubernur New York (NY) Andrew Cuomo mengatakan negara bagian New York hanya memiliki waktu tujuh hari dalam menghadapi puncak virus corona. Saat ini NY tengah mengalami kekurangan kapasitas RS dan peralatan medis.

Trump tidak menjabarkan bagaimana dan di mana personel militer akan diturunkan. Sebelumnya, National Guard sudah diturunkan di California dan Washington.

"Mereka pergi ke medan perang tanpa persiapan," kata Trump.

New York City melaporkan 305 kematian pada Jumat, lompatan terbanyak dalam sehari. Total kematian corona di NY mencapai 1.867 dari 57.159 kasus, atau sekitar 25 persen dari total kasus di AS. Negara bagian NY memiliki total 113.704 kasus.



Sumber: CNBC.com