Korban Jiwa Corona di Amerika Lampaui 65.000
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Korban Jiwa Corona di Amerika Lampaui 65.000

Minggu, 3 Mei 2020 | 03:06 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Korban jiwa akibat wabah virus corona di Amerika Serikat telah melampaui angka 65.000, Sabtu (2/5/2020) waktu setempat, jumlah yang sebelumnya ditetapkan sebagai angka paling optimistis dalam prediksi yang dibuat para pakar.

Sebelumnya Gugus Tugas Covid-19 Gedung Putih memprediksi kematian akibat virus corona antara 100.000 hingga 200.000 orang, tetapi jumlah itu bisa ditekan ke angka 65.000 jika upaya mitigasi dan seruan jaga jarak dilakukan dengan ketat dan dipatuhi warga.

Tonggak kelabu ini makin mengukuhkan Amerika sebagai negara dengan korban jiwa terbesar dalam pandemik Covid-19, dengan kasus positif lebih dari 1,1 juta orang.

Baca juga: Amerika Pesan 100.000 Kantong Jenazah

Namun, dibandingkan populasi AS yang sekitar 330 juta, rasio kematian relatif lebih rendah dibandingkan data di sejumlah negara Eropa seperti Italia dan Spanyol.

Hanya saja, para pakar khawatir bahwa jumlah korban jiwa di AS jauh lebih besar dari data resmi pemerintah.

Para peneliti mengkhawatirkan bahwa sebenarnya ada 9.000 korban jiwa lagi akibat wabah ini yang belum terdata, seperti diberitakan BBC.

Saat ini upaya mitigasi dan pembatasan sosial mendapat banyak protes dari warga. Sejumah negara bagian telah melonggarkan perbatasan. Texas, yang memiliki populasi 29 juta orang, telah mencabut instruksi “tinggal di rumah”.

Baca juga: Amerika Setujui Obat Ebola untuk Pasien Corona

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS, jumlah korban jiwa di tujuh negara bagian yang paling parah terdampak naik hampir 50% dalam periode antara 8 Maret hingga 11 April.



Sumber: BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Angka Positif Covid-19 di AS Capai 1,13 Juta, 65.782 Jiwa Melayang

Hingga Sabtu (2/5/2020), jumlah kasus positif di Amerika Serikat (AS) tercatat mencapai 1.131.856 orang atau naik 826 kasus dari hari Jumat (1/5/2020).

DUNIA | 2 Mei 2020

Wow! Singapura Tampung Pekerja Asing Sembuh Covid-19 di Kapal Pesiar

Langkah ini sebagai alternatif tempat tinggal sementara guna mengurangi penyebaran virus di dalam asrama yang padat.

DUNIA | 2 Mei 2020

Misteri Terkuak! Kim Jong Un Muncul di Publik Resmikan Pabrik

Kim hadir dalam seromoni upacara pembukaan pabrik pada Jumat (1/5/2020).

DUNIA | 2 Mei 2020

Kim Jong-Un Muncul di Depan Umum

Terakhir dia muncul dalam acara publik terjadi pada 12 April.

DUNIA | 2 Mei 2020

Amerika Pesan 100.000 Kantong Jenazah

Jumat (1/5/2020) kemarin, korban jiwa di AS akibat virus ini sudah melampaui 63.000 orang.

DUNIA | 2 Mei 2020

WHO: Virus Corona Natural, Bukan Buatan Lab

Sebelumnya Trump mengatakan bahwa dia punya bukti kalau virus itu berasal dari laboratorium di Wuhan.

DUNIA | 2 Mei 2020

Trump: AS Setujui Remdesivir Sebagai Obat Corona

Remdesivir adalah obat yang awalnya dikembangkan untuk melawan virus Ebola.

DUNIA | 2 Mei 2020

Kaitkan Corona dengan Jaringan 5G, Orang ini Ditendang Facebook

David Icke pernah mengatakan tidak mungkin orang tertular virus dengan berjabat tangan.

DUNIA | 2 Mei 2020

Tiongkok Dinilai Enggan Hormati Hukum Internasional

Di tengah wabah Covid-19, Tiongkok dinilai konsisten mengangkangi hukum internasional

DUNIA | 1 Mei 2020

Dampak Covid-19, Persaingan AS-Tiongkok Makin Ketat

Persaingan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok akan semakin ketat sebagai dampak pandemi virus corona (Covid-19).

DUNIA | 1 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS