Tingkat Pengangguran AS Diprediksi Capai 25%

Tingkat Pengangguran AS Diprediksi Capai 25%
Para pekerja di Island Harvest Food Bank bekerja bersama dengan inisiatif Nourish New York, mendistribusikan barang-barang untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan makanan di Massapequa, New York, AS, Jumat (8/5). (Foto: Getty Images/AFP / Bruce Bennett)
Jeany Aipassa / WIR Selasa, 12 Mei 2020 | 09:42 WIB

Washington, Beritasatu.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS), Steven Mnuchin, memperkirakan tingkat pengangguran AS telah mencapai 25% selama pandemi virus korona (Covid-19).

Perkiraan tersebut, jauh lebih tinggi dibandingkan laporan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS akhir pekan lalu, yang menyebut tingkat pengangguran AS selama April 2020 naik menjadi 14,7% pada April 2020. Sebelumnya pada Maret 2020, tingkat pengangguran AS tercatat sebesar 4,4%.

“Ini bukan kesalahan pebisnis Amerika, bukan kesalahan pekerja Amerika, ini adalah akibat (pandemi, Red) virus corona. Angka riil mungkin akan menjadi lebih buruk dari yang sudah dilaporkan (Depnaker AS, Red),” kata Mnuchin, dalam wawancara dengan Fox News Sunday, Minggu (10/5).

Mnuchin menjelaskan, perkiraan bahwa tingkat pengangguran AS mencapai 25% didasarkan pada tingkat pengangguran nyata, yang mencakup orang yang tidak mencari pekerjaan atau setengah menganggur, yang sudah mencapai 22,8%, sesuai laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja.

Menurut Mnuchin, hal itu sangat mungkin menyebabkan tingkat pengangguran pada April 2020 lebih tinggi, yakni di kisaran 25%, karena laporan mengenai pengangguran riil terhenti pada pertengahan April 2020.