Sepertiga Pasien Corona Alami Kerusakan Ginjal

Sepertiga Pasien Corona Alami Kerusakan Ginjal
Peneliti dari Formulatrix mengoperasikan robot untuk melakukan pengujian sampel cairan darah pasien Covid-19 secara otomatis, di laboratorium Mirimus, Brooklyn, New York City, pada April 2020. (Foto: Istimewa)
Unggul Wirawan / WIR Minggu, 17 Mei 2020 | 09:13 WIB

Chicago, Beritasatu.com-Lebih dari sepertiga pasien yang dirawat karena Covid-19 dalam seluruh sistem perawatan medis di New York, Amerika Serikat (AS) mengalami cedera ginjal akut. Pada Kamis (14/5), peneliti AS melaporkan hampir 15% pasien memerlukan dialisis.

Studi ini dilakukan oleh tim di Northwell Health, penyedia layanan kesehatan terbesar di negara bagian New York. Cedera ginjal akut terjadi ketika ginjal gagal berfungsi dan tidak dapat menyaring limbah.

“Kami menemukan pada 5.449 pasien pertama yang dirawat, 36,6% mengalami cedera ginjal akut. Dari pasien-pasien dengan gagal ginjal, 14,3% memerlukan dialisis,” kata penulis penelitian Dr Kenar Jhaveri, kepala nefrologi terkait di Hofstra / Northwell di Great Neck, New York, yang temuannya diterbitkan dalam jurnal Ginjal Internasional.

Penelitian ini adalah temuan yang terbesar hingga saat ini untuk memeriksa cedera ginjal pada pasien Covid-19. Temuan ini mungkin bermanfaat, kata Jhaveri, karena rumah sakit lain menghadapi gelombang baru pasien. Penyakit tersebut disebabkan oleh virus corona baru yang telah menginfeksi lebih dari 4,3 juta orang dan membunuh lebih dari 295.000 orang secara global.

Beberapa kelompok telah mencatat peningkatan tingkat gagal ginjal di antara pasien dengan Covid-19. Jhaveri dan rekan-rekan mulai menghitung kasusnya dengan menyisir catatan medis dari 5.449 pasien Covid19 yang dirawat di rumah sakit antara 1 Maret dan 5 April.