Naik Peringkat Dua Dunia, Brasil Laporkan 20.000 Kasus Kematian Covid-19
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Naik Peringkat Dua Dunia, Brasil Laporkan 20.000 Kasus Kematian Covid-19

Sabtu, 23 Mei 2020 | 09:15 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Rio de Janeiro, Beritasatu.com- Brasil menggeser Rusia sebagai negara dengan jumlah kasus tertinggi di dunia peringkat kedua global setelah laporan kasus infeksi dan kematian terbaru virus corona menurut situs woldometer.info pada Sabtu (23/5), pukul 7.00 WIB.

Angka kematian di Brasil juga telah melampaui 20.000 orang per Kamis (21/5) dan memiliki 310.087 kasus terkonfirmasi, dengan kenaikan lebih dari 18.500 orang dalam kurun satu hari.

Angka positif dan kematian karena Covid-19 di Brasil tampaknya jauh lebih tinggi tapi Brasil tidak melakukan pengujian secara luas. Brasil juga mengalami kematian lebih banyak orang muda dibandingkan negara lain, tren yang sebagian didorong oleh demografi negara itu dengan populasi keseluruhan adalah anak-anak muda, sekaligus kemiskinan dan kebutuhan untuk tetap bekerja.

Negara Amerika Selatan dengan populasi 210 juta itu menjadi titik panas terbaru dari pandemi Covid-19. Situasi itu didorong langkah Presiden Jair Bolsonaro yang menentang keras pembatasan sosial karena merusak ekonomi.

Beberapa pakar menyalahkan kebijakan pemerintah yang terpecah belah. Perintah tinggal di rumah disampaikan oleh negara bagian dan lokal, tapi pemerintah federal, yaitu Bolsonaro, selalu menentangnya.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Trump Yakin Tak Ada Gelombang Kedua Covid-19

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yakin tak akan mengunci (lockdown) negaranya meski ada gelombang kedua wabah virus corona (Covid-19).

DUNIA | 23 Mei 2020

Topan Amphan Tewaskan Lebih 100 Orang

Topan Amphan melanda India timur dan Bangladesh dan menewaskan lebih dari 100 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020

Kecelakaan Pesawat di Pakistan, 76 Orang Dinyatakan Tewas

Satu pesawat penumpang Pakistan International Airlines (PIA) yang terbang dari Lahore jatuh menabrak kawasan perumahan di Karachi, dan menewaskan 76 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020

WHO: Amerika Selatan Episentrum Baru Pandemi Covid-19

Brasil tercatat sebagai negara dengan kasus terbesar di Amerika Selatan, menurut laporan harian WHO terbaru.

DUNIA | 23 Mei 2020

Pesawat Pakistan Jatuh di Perumahan Penduduk, Satu Selamat

Satu pesawat penumpang Pakistan dengan sekitar 100 orang di dalamnya jatuh menghantam kawasan perumahan penduduk di selatan kota Karachi ketika dalam perjalanan ke bandara pada Jumat (22/5).

DUNIA | 23 Mei 2020

Sepekan Terakhir, Penambahan Kasus Covid-19 Indonesia Tercepat se-ASEAN

Indonesia juga mencatat tingkat kematian tertinggi akibat wabah Covid-19 dan hanya disaingi oleh Filipina.

DUNIA | 23 Mei 2020

Cuma Lewat Zoom, Hakim Singapura Vonis Mati WN Malaysia

Seorang hakim di Singapura menjatuhkan vonis hukuman mati kepada warga negara Malaysia lewat video call aplikasi Zoom.

DUNIA | 22 Mei 2020

Meski Ditentang, Spanyol Perpanjang Lockdown

Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez memenangkan dukungan parlemen untuk memperpanjang penguncian (lockdown) selama dua pekan lagi.

DUNIA | 22 Mei 2020

2021, Thailand Janjikan Vaksin Covid-19

Thailand berharap bisa memiliki vaksin untuk virus corona atau Covid-19 yang siap tahun 2021.

DUNIA | 22 Mei 2020

Bank Dunia: Pandemi Picu 60 Juta Orang Jatuh Miskin

Pandemi Covid-19 dapat memicu lebih 60 juta orang jatuh ke dalam kemiskinan ekstrem.

DUNIA | 22 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS