WNI Diminta Tidak Ikut-ikutan Demonstrasi di AS

WNI Diminta Tidak Ikut-ikutan Demonstrasi di AS
Para pendemo yang menuntut keadilan atas kematian George Floyd di Minneapolis, Minnesota, Kamis 28 Mei 2020. (Foto: AFP)
Natasia Christy Wahyuni / YUD Selasa, 2 Juni 2020 | 20:41 WIB

Chicago, Beritasatu.com - Aksi unjuk rasa untuk menuntut keadilan atas kematian George Floyd terus berlanjut sampai Senin (1/6) mulai pagi sampai malam hari di sejumlah kota Amerika Serikat (AS). Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Chicago, Meri Binsar Simorangkir, meminta warga negara Indonesia (WNI) tetap tenang dan waspada serta tidak ikut dalam aksi demonstrasi.

“Konsulat Jenderal RI Chicago terus melakukan kontak komunikasi dengan warga masyarakat Indonesia di kota-kota tempat terjadinya aksi-aksi,” kata Meri melalui siaran pers KJRI di Chicago, Illinois, AS, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Hasil Autopsi Independen: George Floyd Korban Pembunuhan

“Selain untuk memastikan warga dalam keadaan baik dan memberikan informasi terkini tentang aksi unjuk rasa, juga untuk menyampaikan imbauan-imbauan agar warga tetap tenang namun waspada serta tidak ikut dalam aksi-aksi demonstrasi tersebut,” tambah Meri.

Meri juga mengimbau WNI untuk menghindari tempat-tempat terjadinya aksi protes terkait solidaritas terhadap George Floyd, serta melaporkan segera ke hotline 24 jam KJRI jika terdapat informasi warga Indonesia yang memerlukan bantuan.

Baca juga: Aksi Demo George Floyd Dikhawatirkan Picu Penularan Covid-19

Unjuk rasa di AS secara umum relatif lebih kondusif dibandingkan hari-hari sebelumnya, meskipun di beberapa tempat masih diwarnai aksi perusakan dan penjarahan. Sebanyak 27 pemerintah kota di 21 negara bagian masih memberlakukan jam malam, mulai hari Senin hingga Selasa pagi waktu setempat.

Khusus di kawasan Midwest AS, yang merupakan wilayah kerja KJRI Chicago, jam malam diberlakukan di kota-kota seperti Chicago (Illinois), Des Moines (Iowa), Indianapolis (Indiana), Detroit (Michigan), Minneapolis dan St. Paul (Minnesota), Cincinnati dan Cleveland (Ohio), dan Madison (Wisconsin).

Baca juga: Kepala Kepolisian Minneapolis Meminta Maaf Kepada Keluarga George Floyd

Sampai dengan Senin malam waktu setempat tercatat 26 negara bagian telah mengaktifkan tentara cadangan Garda Nasional, dengan jumlah personil keseluruhan sebanyak 17.000 orang, guna membantu menjaga keamanan, termasuk di delapan negara bagian kawasan Midwest seperti Illinois, Indiana, Kentucky, Minnesota, Missouri, Ohio, South Dakota, dan Wisconsin. Di seluruh AS, upaya penegakan oleh aparat gabungan sampai hari ini dilaporkan telah mengamankan sebanyak 4.400 orang pelanggar hukum di tengah aksi unjuk rasa. 



Sumber: BeritaSatu.com