Trump Tolak Usul Demonstran Antirasis

Trump Tolak Usul Demonstran Antirasis
Sejumlah demonstran menghadapi polisi dinas rahasia dan petugas kepolisian di luar Gedung Putih AS pada 30 Mei 2020 di Washington DC, selama unjuk rasa atas kematian George Floyd. (Foto: AFP / Eric Baradat )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Jumat, 12 Juni 2020 | 07:43 WIB

Washington, Beritasatu.com-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak usulan demonstran antirasis. Dia menyatakan sekalipun tidak akan pernah mempertimbangkan untuk mengganti nama 10 pangkalan militer yang dikhususkan bagi para jenderal Konfederasi.

Trump, lewat pesan di Twitter, Rabu (10/6), mengatakan fasilitas itu adalah bagian dari warisan hebat Amerika.

Pernyataan Trump disampaikan setelah laporan bahwa pejabat tinggi militer terbuka atas perubahan di tengah berbagai pertimbangan mendalam setelah kematian pria kulit hitam George Floyd (46). Bagi banyak orang, simbol Konfederasi telah memicu rasisme di masa lalu.

Konfederasi adalah wilayah gabungan 11 negara bagian di selatan AS yang menggunakan banyak tenaga kulit hitam dan memisahkan diri dari pemerintah pusat, sehingga memicu Perang Saudara Amerika pada 1861-1865.

Trump menyatakan para pahlawan dilatih dan dikerahkan dari tempat-tempat suci ini serta memenangkan Perang Dunia II. “Oleh karena itu, pemerintah saya tidak akan pernah mempertimbangkan mengganti nama dari instalasi militer megah dan seperti dongeng ini,” kata Trump, menyebut tindakan itu akan merusak sejarah Amerika akan kemenangan, kejayaan, dan kebebasan.



Sumber: Suara Pembaruan