Obama Dukung Biden untuk Menyembuhkan Pemerintahan AS

Obama Dukung Biden untuk Menyembuhkan Pemerintahan AS
Wakil Presiden Amerika Joe Biden (kiri) dan Presiden Barack Obama. (Foto: Breitbart)
Jeany Aipassa / JAI Kamis, 25 Juni 2020 | 18:21 WIB

Washington, Beritasatu.com - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mengatakan mendukung Joe Biden sebagai calon presiden AS karena ingin menyembuhkan pemerintahan negara adikuasa itu.

Pernyataan itu, disampaikan Barack Obama, saat melakukan kampaye perdana bersama Joe Biden sekaligus menggalang dana virtual untuk mendukung kampanye Joe Biden di Pemihan Presiden (Pilpres) AS, yang akan berlangsung 3 November 2020.

Berbicara saat penggalangan dana kampanye untuk Joe Biden, Selasa (23/6/2020), Barack Obama menyatakan sepenuhnya mendukung Joe Biden sebagai capres AS karena dia meyakini Joe Biden dapat mengembalikan pemerintahan AS pada jalurnya.

"Saya di sini untuk mengatakan bahwa bantuan (untuk memulihkan AS, Red) sedang dalam perjalanan jika kita melakukan tugas kita (memilih, Red). Karena tidak ada orang lain yang sangat saya percaya untuk menyembuhkan negara ini dan mengembalikannya ke jalurnya, daripada teman baik saya, Joe Biden," ujar Barack Obama.

Tak hanya berkomitmen membantu Joe Biden, Barack Obama, jugamenyampaikan komitmennya untuk membantu Partai Demokrat dalam persaingan memperebutkan kursi Senat AS dan DPR AS.

Penampilan perdanaBarack Obama dalam penggalangan dana kampanye Joe Biden, merupakan langkah awal menuju jadwal sibuk menjelang Pemilu AS 2020 pada November mendatang.

Sebelumnya pada April 2020, Barack Obama mendukung Joe Biden dengan membuat pesan video. Namun dalam beberapa minggu terakhir, Barack Obama gencar berbicara di depan publik dan secara tegas mengkritik pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Salah satu kritikannya yang membuat suara dukungan kulit hitam untuk Joe Biden menguat adalah ketika Barack Obama menyoroti kepemimpinan Presiden Donald Trump dan kepolisian terkait penyiksaan yang dialami George Floyd, di Minneapolis, hingga tewas.

Sejumlah pengamat menilai, dengan didukung Barack Obama, Joe Biden kini memiliki peluang yang semakin besar untuk memenangkan Pilpres AS 2020, dibandingkan petahan Donald Trump yang diusung Partai Republik.

Tak hanya membuktikan kekuatan dana yang dapat digalangnya, Barack Obama juga memastikan bahwa kehadirannya akan memantapkan posisi Joe Biden di kalangan pemilih partai Demokrat.

“Ada dua kelompok pemilih yang mendukung Biden. Pertama adalah pendukungnya, dan yang kedua adalah 4 juta pendukung Presiden Obama saat Pilpres AS 2012,” kata Dan Pfeiffer, mantan direktur komunikasi Gedung Putih.

Meski demikian, pengamat memperingatkan bahwa kemunculan kembali Barack Obama bukannya tanpa risiko bagi kampanye Joe Biden.

Tim kampanye Donald Trump akan memanfaatkan hal itu sebagai kesempatan untuk melancarkan kembali beberapa serangan politik favorit mereka, yakni tuduhan bahwa kebijakan pemerintahan Obama merusak kelas menengah Amerika dan kepentingan AS di luar negeri.

Pengamat menilai tim kampanye Donald Trump meyakini dengan fokus pada Obama akan membantu menghidupkan kembali basis Trump, dan mengingatkan pemilih Trump yang dalam kebimbangan untuk tidak memilih Joe Biden.



Sumber: Suara Pembaruan