Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tagar Harunaout Trending di Twitter, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 13:39 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS
Haruna Soemitro.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komite Eksekutif PSSI, Haruna Soemitro, mengkritik pelatih timnas, Shin Tae-yong. Namun kritiknya itu mendapat respons warganet yang memintanya mundur. Ungkapan kekecewaan warganet itu dijadikan tagar #Harunaout yang kemudian trending di Twitter.

Kritik tersebut diungkapkan Haruna saat ia menjadi narasumber dalam sebuah wawancara dengan media JPNN yang dimuat di kanal YouTube resmi mereka.

Warganet di Twitter pun ramai membicarakan hal ini, sehingga tagar #HarunaOut menduduki daftar trending pada Minggu (16/1/2022) malam hingga Senin (17/1/2022) pagi.

Beberapa kritik yang disampaikan Haruna antara lain kegagalan Shin Tae-yong membawa Indonesia menjadi juara. Menurutnya kalau cuma menjadi runner-up di Piala AFF lalu tak perlu menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih.

"Shin Tae-yong punya target menjadi juara Piala AFF U-19 (maksudnya U-23) di Kamboja. Itu targetnya juara. Piala AFF 2022, yang kemarin kan Piala AFF 2020 yang dilaksanakan 2021, itu nanti targetnya juara," tutur Haruna.

"Ada komitmen baru dengan coach Shin Tae-yong bahwa ke depan kita harus betul-betul punya target yang sama, road map yang sama, dan keinginan pelatih harus sama dengan pelatih," paparnya.

:Saya tadi sampaikan dalam rapat evaluasi kalau hanya runner-up, tidak perlu Shin Tae-yong. Karena kita sudah beberapa kali jadi runner-up," imbuhnya.

Haruna mengungkapkan Shin Tae-yong tersinggung oleh kritik yang diungkapkannya dalam rapat evaluasi. "Shin Tae-yong tersinggung. Jadi seolah-olah kita ini merecoki dia. Saya bilang, bagaimana Anda bisa tersinggung dengan kritik. Saya ini adalah exco yang membawa aspirasi dari sekian banyak klub, sekian banyak stakeholder terhadap ekspektasi," ujar Haruna.

"Tidak bisa Anda jawab dengan tersinggung bahwa beban Anda berat. Kalau orang bekerja ya bebannya berat. Dia bilang, beban saya sudah berat tangani U-19, U-23, senior. Sekarang kok malah dikritik terus bagaimana? Tidak diberi dukungan," jelas Haruna lagi.

Haruna juga mengungkapkan masukan dari pelatih klub Liga 1 soal manfaat keberadaan Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia. "Saya ini banyak mendapat masukan dari pelatih Liga 1. Banyak menelpon saya, diskusi sama saya begini: coaching point apa yang kita dapat dari Shin Tae-yong selama melatih Tim Nasional?"

"Apakah dengan metode dan proses yang dilakukan Shin Tae-yong ini bisa diterapkan dan ditransformasi ke klub sehingga melahirkan liga yang kuat. Faktanya, katanya pelatih yang beri saran pada saya, belum ada," ujarnya lagi.

"Mayoritas klub Liga 1 melakukan proses dari kaki ke kaki. Proses build-up dari bawah. Tapi, proses latihan dan game plane Shin Tae-yong justru direct ball. Passing bergerak, direct ball. Wajar jika Shin Tae-yong menerima pemain yang tidak siap," tuturnya lagi.

Haruna sebenarnya tak cuma mengkritik Shin Tae-yong dalam wawancara ini. Dia juga mengungkapkan soal match fixing, judi dalam sepakbola, serta ketidaksetujuannya soal pemain naturalisasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI