Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Chelsea Bungkam Spurs, Rudiger Jadi Korban Lemparan Benda

Senin, 24 Januari 2022 | 07:16 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH
Bek Chelsea Thiago Silva (kiri) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Tottenham Hotspur di Liga Inggris, Minggu, 24 Januari 2022 dini hari WIB.

London, Beritasatu.com - Aksi kekerasan di sepakbola Inggris kembali terjadi. Kali ini giliran bek Chelsea, Antonio Rudiger menjadi pemain yang terkena lemparan benda yang dilakukan penonton ketika mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 di Stamford Bridge, Minggu (23/1/2022).

Pertandingan sempat dihentikan sementara lantaran Rudiger harus mengumpulkan dan mengeluarkan benda yang dilemparkan penonton kepadanya ke dalam lapangan.

Dua penonton yang diduga melakukan pelemparan telah diamankan polisi. "Dua pria telah ditangkap karena dicurigai melemparkan benda-benda dari tribun selama pertandingan Chelsea versus Tottenham Hotspur di Stamford Bridge. Mereka telah ditahan," ujar juru bicara Kepolisian Metropolitan.

"Penyelidikan, bersama dengan Chelsea FC dan Tottenham Hotspur FC, sedang berlangsung untuk mengidentifikasi siapa pun yang terlibat dalam pelemparan benda selama pertandingan," lanjut kepolisian.

Tottenham disebutkan akan bersama Chelsea melihat rekaman dan mengambil tindakan yang tepat kepada para pelaku.

Insiden ini membuat Pelatih Chelsea Thomas Tuchel meradang. Dia mengatakan timnya telah meningkatkan keamanan dan aturan setelah beberapa invasi lapangan baru-baru ini. Tuchel menegaskan sepakbola Inggris perlu menjaga interaksinya antara pemain, pelatih, dan penggemar.

"Saya tidak khawatir, tetapi Anda benar. Saya mengirim pesan kepada penggemar kami, dukung kami, kami senang (memiliki) mereka di dekat lapangan, kami menyukai pemain brilian. Dengan mereka tidak berada di balik pagar atau jaring. Dari sana semua orang perlu menunjukkan rasa hormat, tetapi secara umum saya tidak khawatir. Saat ini saya menikmati suasananya," ujar Tuchel.

"Jika ini adalah tren baru, kita perlu bertindak bersama untuk memastikan bahwa itu berhenti secepat mungkin, untuk melindungi lingkungan yang fantastis dan suasana unik Inggris," tambahnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Daily Mail


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI