Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Menkominfo: Jangan Sampai Ada Gangguan Layanan 4G di Wilayah 3T

Selasa, 25 Januari 2022 | 23:53 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Jakarta, Beritasatu.comMenteri Komunikasi dan Informatika (menkominfo) Johnny G Plate menegaskan tidak boleh ada gangguan layanan 4G di wilayah 3T atau terdepan, terluar dan tertinggal. Menurut Johnny, semua wilayah harus mendapatkan layanan seluler yang baik dan tanpa ada kendala.

Hal ini disampaikan usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Penyediaan Layanan Seluler 4G di Wilayah 3T dalam Rangka Percepatan Transformasi Digital antara Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kemenkominfo dengan mitra operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk dan PT Telekomunikasi Seluler di Jakarta, Selasa (25/1/2022).

“Saya sangat menekankan jangan sampai terjadi interupsi pelayanan sinyal 4G bagi masyarakat khususnya masyarakat 3T,” kata Johnny.

Johnny menyatakan masyarakat harus dapat menjangkau layanan telekomunikasi seluler 4G tanpa ada kendala. Hal itu, menurutnya, menjadi tugas bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo dan penyedia layanan seluler 4G.

“Pembangunan layanan seluler 4G melalui base transceiver station (BTS) baik oleh Bakti Kemenkominfo dan mitra operator seluler dapat dijangkau masyarakat tanpa terjadi masalah dalam pelayanan. Sekali layanan sinyal tersedia, tetaplah harus tersedia, ini tugas kita bersama,” katanya.

Kepada Presiden Direktur XL Axiata Tbk Dian Siswarini dan Direktur PT Telekomunikasi Seluler Hendri Mulya Syam, Johnny berharap kerja sama dengan Bakti Kemenkominfo yang akan berjalan selama setidaknya satu dekade ke depan.

“Tidak ada pekerjaan yang tanpa masalah. Masalah yang mungkin akan muncul membutuhkan kolaborasi dan kreativitas kita untuk menyelesaikan demi layanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ucapnya.

Menurut Johnny, pemerintah telah mengembangkan dukungan pembiayaan melalui skema-skema public private partnership atau kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Sindikasi pembiayaan internasional dan domestik, bahkan juga akan dilibatkan untuk memberikan layanan kepada masyarakat.

“Karenanya saya mengajak lembaga keuangan perbankan dan non-perbankan nasional untuk ikut mengambil bagian dalam skema pembiayaan pembangunan ICT infrastruktur yang disediakan oleh pemerintah Indonesia melalui BLU Bakti maupun oleh penyelenggara telekomunikasi lainnya,” katanya.

Pemerintah berkomitmen agar sektor digitalisasi di Indonesia dapat berjalan dengan baik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker), khusus terkait sektor pos, telekomunikasi, dan penyiaran. Selain itu juga aturan turunan UU Ciptaker, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran.

“Kita harapkan bahwa pembangunan ICT infrastruktur di Indonesia akan menjadi lebih efisien melalui skema-skema yang disediakan baik melalui infrastruktur sharing, spektrum sharing, pricing policy, floor dan ceiling model pricing policy demi menjaga agar industri kita menjadi lebih sehat,” ucapnya.

Tambah 132 Titik Layanan
Dian Siswarini menyatakan pihaknya akan terus hadir dan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan menyukseskan program pemerintah. Kontribusi ini dalam rangka mewujudkan transformasi digital nasional.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Menkominfo Bapak Johnny G Plate dan kepada Bakti atas kesempatan bekerja sama dalam penyediaan program telekomunikasi selular 4G di daerah 3T. Untuk kami, cakupannya adalah 132 titik di area 1 Sumatera,” ungkap Dian.

Dian berharap kerja sama penyediaan layanan seluler 4G di wilayah 3T dapat memberikan manfaat dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. “Kami berkomitmen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini sebaik mungkin sehingga visi pemerintah bisa terlaksana sesuai yang diharapkan bersama,” katanya.

Melalui tambahan 132 titik tersebut, maka titik lokasi layanan di area 3T yang dikelola oleh PT XL Axiata mengalami peningkatan.

“Barangkali mungkin kami secara scope tidak sebesar Telkomsel, tetapi Bapak Menteri, kami selalu berkomitmen untuk turut serta menyukseskan program-program pemerintah. Oleh karena itu, kami mohon dukungan dari pemerintah dan Bakti agar tugas ini bisa terlaksana dengan baik, bisa lancar, bisa sukses dan bisa membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Dengan tersedianya layanan seluler 4G yang cepat juga, diharapkan dapat membangun dan meningkatkan literasi digital. Masyarakat siap memasuki era serba digital, termasuk meraih manfaat untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terakselerasi serta terjadi pemerataan ekonomi.

“Kami keluarga besar XL Axiata, merasa terhormat mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk bekerja sama dengan BAKTI menyediakan layanan telekomunikasi berupa teknologi 4G di sejumlah area terpencil yang dimaksud,” katanya.

Sementara itu, Hendri Mulya Syam juga menyampaikan apresiasi karena turut mendorong percepatan adopsi dan adaptasi masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi digital, khususnya di wilayah 3T.

“Alhamdulillah, kami menyambut baik keputusan Bapak Menkominfo yang telah menetapkan Telkomsel sebagai mitra kerja sama operasional dalam program penyediaan layanan 4G LTE pada area paket kerja sama 2 sampai 9 yang mencakup 7.772 desa di wilayah 3T,” tuturnya.

Menurut Hendri, kerja sama itu melengkapi seluruh layanan Telkomsel di wilayah Indonesia Timur. “Kami percaya tiap lapisan masyarakat mempunyai hak yang sama untuk menikmati kemudahan dari pemanfaatan teknologi yang akan memberikan lebih banyak peluang untuk kemajuan,” jelasnya.

Sebelumnya, PT Telekomunikasi Seluler dan Bakti Kemenkominfo telah menggelar sebanyak 1.158 site USO di wilayah 3T. Menurut Hendri, hal itu membawa program berdampak positif terhadap perkembangan potensi lintas sektor.

“Yang akan menjadi tantangan selanjutnya adalah bagaimana kita sebagai pelaku industri telekomunikasi dapat memastikan kehadiran akses jaringan broadband di wilayah 3T tersebut, dapat mendukung perputaran percepatan ekonomi masyarakat dengan pemanfaatan teknologi berbasis digital,” ujarnya.

“Sekali lagi, izinkan kami mengapresiasi keputusan Kemenkominfo dalam hal ini Pak Johnny G Plate yang telah memberikan kepercayaan kepada Telkomsel bersama Bakti untuk melanjutkan pemerataan akses broadband di wilayah 3T,” kata Hendri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI