Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Indonesia Kirimkan Bantuan 1.400 Tabung Oksigen ke India

Senin, 10 Mei 2021 | 21:22 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Pelepasan Bantuan Oksigen ke India di Kawasan Industri Cikande, Serang, Banten, Senin, 10 Mei 2021.

Serang, Beritasatu.com - Saat ini India sedang menghadapi gelombang besar kedua pandemi Covid-19 yang lebih berat dibandingkan gelombang pertama. Sejak awal masa pandemi, India telah melaporkan 21,49 juta kasus dan 234.083 kematian, yang menjadikan kasus Covid-19 India sebagai peringkat kedua setelah Amerika Serikat.

Melihat kondisi memprihatinkan tersebut, Pemerintah Indonesia melalui kerja sama Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII) sebagai produsen utama gas oksigen di Indonesia berinisiatif untuk membantu India dengan menyalurkan bantuan 1.400 unit tabung oksigen pada tahap pertama dari total 3.400 unit.

Advertisement

Kini terdapat 3,6 juta kasus aktif di India dan bahkan dalam sepekan terakhir, telah dilaporkan tambahan 1,57 juta kasus baru dan lonjakan tinggi jumlah kematian harian. Gelombang kedua pandemi tak terelakkan dengan munculnya varian yang berasal dari mutasi ganda Covid-19 dan membuat situasi tereskalasi dengan cepat.

Tenaga kesehatan di India berjuang di garis depan untuk menangani lonjakan jumlah pasien. Di sisi lain, alat medis, ventilator, dan tabung oksigen untuk pasien pun juga sangat terbatas ketersediaannya.

Advertisement

“Saya menyampaikan apresiasi yang besar kepada Kementerian Perindustrian, PT Samator Group yang merupakan salah satu produsen utama AGII, dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam membantu melancarkan penyaluran bantuan tabung oksigen untuk India terkait pandemi Covid-19 gelombang ke-2,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
dalam sambutannya pada acara "Pelepasan Penyaluran Bantuan Tabung Oksigen dari Pemerintah Indonesia Kepada Pemerintah India" di Cikande, Serang, Banten, Senin (10/5/2021).

“Selama ini India merupakan salah satu negara mitra strategis bagi Indonesia baik dalam hal diplomatik maupun kerja sama ekonomi khususnya di sektor perindustrian dan perdagangan. Sudah sewajarnya jika kita turut membantu saudara-saudara kita di India yang sedang mengalami kesulitan” tutur Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain PT Samator, pelaku industri dan asosiasi lain yang turut berpartisipasi yakni PT Indorama Ventures Indonesia, PT Indo-Rama Synthetics Tbk., PT Asia Pacific Fibers Tbk, PT Indo Bharat Rayon (Aditya Birla Group), PT Mutu Gading Tekstil, dan Asosiasi Industri Karpet dan Sajadah.

Fenomena yang terjadi di India saat ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia untuk selalu waspada dan mengedepankan langkah-langkah antisipatif. Dengan adanya momen Idulfitri, mobilitas warga akan lebih padat dari biasanya. Aturan peniadaan mudik telah menjadi langkah yang tepat untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Kunci pencegahan penyebaran Covid-19 adalah dengan terus mendorong kepatuhan masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Menko Airlangga juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, serta sedapat mungkin agar menghindari kerumunan. Jangan sampai kendor!

Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti juga mengapresiasi bantuan dari Indonesia. Beliau berharap bahwa India dan Indonesia dapat segera mengatasi pandemi Covid-19, begitu juga dengan perekonomian yang membaik untuk kedua negara.

"Semoga bantuan ini dapat membantu India dan pasien terinfeksi Covid-19 di sana untuk segera sembuh, sehingga tidak lagi terjadi korban jiwa yang berjatuhan dan gelombang kedua Covid-19 di India dapat segera mereda," tutup Airlangga.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 19 September 2021

DUNIA | 19 September 2021

DUNIA | 18 September 2021

DUNIA | 18 September 2021

DUNIA | 18 September 2021

DUNIA | 18 September 2021

DUNIA | 18 September 2021

DUNIA | 18 September 2021

DUNIA | 18 September 2021

DUNIA | 18 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Irjen Napoleon Bonaparte Jadi Terlapor Penganiayaan Muhammad Kece

#2
Pimpinan Teroris Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Tembak

#3
Purnomo: Ancaman Keamanan Berdampak pada Tata Kehidupan Bangsa

#4
Menang Telak, Inter Pimpin Klasemen Serie A

#5
Liga 1: Beckham Dua Gol, Persib Gagal Taklukkan 10 Pemain Bali United

#6
Polisi Buru 4 Anggota Mujahidin Indonesia Timur yang Masih Buron

#7
Diduga Aniaya M Kece, Ini Jejak Irjen Napoleon Bonaparte di Skandal Djoko Tjandra

#8
Survei: Elektabilitas PDIP-PSI Unggul di DKI, PKS Terancam

#9
Analis KSP Usul Periode Jabatan DPR Dibatasi

#10
KKB Sudah Deklarasikan Perang

TERKINI


NASIONAL | 19 September 2021

KESEHATAN | 19 September 2021

OLAHRAGA | 19 September 2021

DUNIA | 19 September 2021

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

DUNIA | 19 September 2021

MEGAPOLITAN | 19 September 2021