Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Selama Idulfitri, Taliban Umumkan Gencatan Senjata di Afganistan

Selasa, 11 Mei 2021 | 10:00 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Pasukan keamanan Afganistan berjaga di dekat kendaraan lapis baja saat pertempuran yang sedang berlangsung antara pasukan keamanan Afganistan dengan milisi Taliban di daerah Busharan, pinggiran Lashkar Gah, ibu kota provinsi Helmand, pada Rabu 5 Mei 2021.

Kabul, Beritasatu.com- Kelompok milisi Taliban di Afganistan mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari Idulfiitri. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (10/5/2021), pengumuman Taliban datang dua hari setelah serangkaian ledakan di sekolah perempuan Kabul yang menewaskan lebih dari 50 orang.

"Mujahidin Imarah Islam diperintahkan untuk menghentikan semua operasi ofensif terhadap musuh di seluruh negeri dari hari pertama hingga hari ketiga Idulfitri," bunyi pernyataan yang dirilis oleh Taliban, Senin.

Advertisement

"Tetapi jika musuh melakukan serangan atau serangan apa pun terhadap Anda selama hari-hari ini, bersiaplah untuk dengan kuat melindungi dan mempertahankan diri Anda dan wilayah Anda," tambahnya.

Pengumuman gencatan senjata datang ketika Amerika Serikat (AS) terus menarik 2.500 pasukan terakhirnya 20 tahun setelah menyerang negara itu dan menggulingkan Taliban dari kekuasaan.

Upaya yang dipimpin AS untuk membawa perdamaian tampaknya terhenti karena pembicaraan antara Taliban dan pemerintah Afganistan hampir tidak berkembang.

Idulfitri menandai berakhirnya bulan puasa umat Islam di bulan Ramadan, permulaannya ditentukan oleh penampakan bulan baru. Taliban mengumumkan gencatan senjata serupa tahun lalu untuk menandai hari raya Muslim.

"Kami menyambut baik pengumuman itu, republik Islam juga siap dan akan segera mengumumkannya. Pemerintah biasanya membalas dengan gencatan senjata,” kata Fraidon Khawzon - juru bicara kepala negosiator Presiden Abdullah Abdullah.

Sementara itu, pada Senin, kementerian dalam negeri menyatakan sedikitnya 11 orang tewas dalam ledakan bus di provinsi Zabul hanya beberapa jam sebelum pengumuman gencatan senjata Taliban.

Kepada wartawan, juru bicara kementerian dalam negeri Tariq Arian mengatakan sedikitnya 28 orang terluka dalam ledakan bus Zabul pada Senin.

Tawaran terbaru datang setelah pemerintah menyalahkan Taliban atas serangan hari Sabtu di luar sekolah perempuan di Dasht-e-Barchi, pinggiran ibu kota yang sebagian besar dihuni oleh komunitas Hazara.

Serangkaian ledakan di luar sekolah - di saat warga berbelanja menjelang liburan - menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai lebih dari 100 orang.
Ledakan itu adalah serangan paling mematikan dalam lebih dari setahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 10 Mei 2021

DUNIA | 10 Mei 2021

DUNIA | 10 Mei 2021

DUNIA | 10 Mei 2021

DUNIA | 10 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio Harus Diketahui Sumber Dananya

#2
Siapa Sosok Akidi Tio yang Sumbang Rp 2 Triliun untuk Penanganan Covid-19?

#3
Kartu Vaksin Kini Jadi Persyaratan Kegiatan Warga

#4
Olimpiade Tokyo: Kejutan, Rahmat Erwin Abdullah Sabet Perunggu Angkat Besi

#5
Update Covid-19, Tambah 43.856 Total Kesembuhan Jadi 2,64 Juta Orang

#6
Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Tangani Covid-19, Bagaimana Ketentuan OJK?

#7
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 Juli 2021

#8
Wali Kota Bekasi Minta Satgas Pamor RW dan Puskesmas Lebih Responsif

#9
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Dua Kali Lipat Kasus Positif

#10
Olimpiade Tokyo: Tersingkir, Kento Momota Sulit Terima Kenyataan

TERKINI


EKONOMI | 29 Juli 2021

NASIONAL | 29 Juli 2021

EKONOMI | 29 Juli 2021

EKONOMI | 29 Juli 2021

EKONOMI | 29 Juli 2021

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2021

DUNIA | 29 Juli 2021

OLAHRAGA | 29 Juli 2021

NASIONAL | 29 Juli 2021

NASIONAL | 29 Juli 2021