Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Belanda Beri Subsidi Rp 34 Triliun untuk Rencana Penangkapan Karbon

Selasa, 11 Mei 2021 | 12:09 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Pabrik pembakaran sampah mengeluarkan emisi karbon ke langit di atas Amsterdam, Belanda pada 31 Mei 2005

Den Haag, Beritasatu.com- Pemerintah Belanda memberikan subsidi US$ 2,4 miliar atau Rp 34 triliun untuk mendanai rencana penangkapan emisi karbon pada 2024. Seperti dilaporkan Reuters, Senin (105/20210), rencana ini bertujuan untuk mengurangi emisi di klaster industri di sekitar pelabuhan terbesar di Eropa.

"Pemerintah Belanda telah memberikan konsorsium yang mencakup perusahaan minyak utama Royal Dutch Shell dan ExxonMobil subsidi sekitar 2 miliar euro (US$ 2,4 miliar) untuk apa yang ditetapkan menjadi salah satu proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) terbesar di dunia," bunyi pernyatan Pelabuhan Rotterdam.

Advertisement

Shell dan Exxon meminta subsidi pada Januari bersama dengan pemasok gas industri Air Liquide dan Air Products untuk proyek yang bertujuan menangkap karbon dioksida yang dikeluarkan oleh pabrik dan kilang di area pelabuhan Rotterdam dan menyimpannya di ladang gas Belanda yang kosong di Laut Utara.

“Perusahaan yang terlibat telah diberitahu bahwa aplikasi mereka akan diberikan,” kata juru bicara pelabuhan Sjaak Poppe kepada Reuters, seraya membenarkan laporan sebelumnya oleh penyiar publik Belanda NOS.

Situasi ini menyelesaikan rintangan terpenting untuk proyek, yang akan beroperasi pada tahun 2024 dan diharapkan dapat mengurangi emisi di klaster industri di sekitar pelabuhan terbesar di Eropa sekitar 10%.

Juru bicara kementerian ekonomi Dion Huidekooper menolak mengomentari laporan itu pada Minggu malam.

Rincian subsidi akan diumumkan setelah keputusan diambil atas semua aplikasi untuk tahun ini, katanya, yang diharapkan terjadi akhir bulan ini.

Pemerintah Belanda telah menyatakan akan memberikan total 5 miliar euro (US$ 6 miliar atau Rp 85,3 triliun) dalam bentuk subsidi pada tahun 2021 untuk teknologi yang akan membantunya mencapai tujuan iklimnya. Belanda menerima aplikasi dengan jumlah total 6,4 miliar euro (US$ 7,7 miliar atau Rp 109,4 triliun).

Subsidi CCS dimaksudkan untuk memberi kompensasi kepada perusahaan atas biaya tambahan dalam menangkap gas rumah kaca alih-alih mengeluarkannya, sementara pelabuhan akan menyediakan infrastruktur yang diperlukan untuk mengangkut karbon dioksida ke ladang gas lepas pantai yang kosong.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 11 Mei 2021

DUNIA | 10 Mei 2021

DUNIA | 10 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kartu Vaksin Kini Jadi Persyaratan Kegiatan Warga

#2
Olimpiade Tokyo: Kejutan, Rahmat Erwin Abdullah Sabet Perunggu Angkat Besi

#3
Update Covid-19, Tambah 43.856 Total Kesembuhan Jadi 2,64 Juta Orang

#4
Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Tangani Covid-19, Bagaimana Ketentuan OJK?

#5
Wali Kota Bekasi Minta Satgas Pamor RW dan Puskesmas Lebih Responsif

#6
Olimpiade Tokyo 2020: Tersingkir, Marcus/Kevin: Kami Mendapat Banyak Tekanan

#7
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 Juli 2021

#8
Olimpiade Tokyo: Bikin Tegang, Marcus/Kevin Akhirnya Terhenti di Perempat Final

#9
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Dua Kali Lipat Kasus Positif

#10
Olimpiade Tokyo: Lolos Semifinal, Hendra/Ahsan Jaga Asa Emas

TERKINI


EKONOMI | 29 Juli 2021

EKONOMI | 29 Juli 2021

EKONOMI | 29 Juli 2021

NASIONAL | 29 Juli 2021

EKONOMI | 29 Juli 2021

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2021

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2021

DIGITAL | 29 Juli 2021

NASIONAL | 29 Juli 2021

OLAHRAGA | 29 Juli 2021