Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Akhir 2021, G-7 Janji Kirim 435 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Senin, 14 Juni 2021 | 15:45 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Para karyawan yang menangani pengiriman 864.000 dosis vaksin Astrazeneca dari Belanda, sebagai bagian dari program Covax, di Bandara Internasional Ministro Pistarini di Ezeiza, Provinsi Buenos Aires, pada Minggu 18 April 2021.

Jenewa, Beritasatu.com- Para pemimpin negara-negara G-7 telah setuju dalam kesepakatan pada pertemuan puncak untuk membagikan setidaknya 870 juta dosis vaksin Covid-19 secara langsung. Seperti dilaporkan Xinhua, pada Minggu (13/6/2021), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan setidaknya 435 juta dosis vaksin Covid19 akan dikirimkan G-7 pada akhir tahun 2021.

“Banyak negara lain sekarang menghadapi lonjakan kasus – dan mereka menghadapinya tanpa vaksin. Kami berada dalam perlombaan hidup kami, tetapi ini bukan perlombaan yang adil, dan sebagian besar negara baru saja meninggalkan garis start. Tapi kami membutuhkan lebih banyak, dan kami membutuhkan mereka lebih cepat,” kata WHO Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus.

WHO menyatakan negara-negara G-7 telah menegaskan kembali dukungan mereka untuk Covax, kampanye internasional yang dipimpin WHO untuk akses yang adil ke vaksin Covid-19 secara global, sebagai "rute utama untuk menyediakan vaksin ke negara-negara termiskin."

Seraya menyambut komitmen G-7, mitra Covax juga menyerukan dukungan berkelanjutan mereka untuk mengekspor vaksin dalam proporsi yang signifikan, promosi lisensi sukarela dan produksi global nirlaba.

Covax telah menghadapi kesenjangan pasokan yang mendesak, menurut WHO, dan berfokus untuk mengamankan sebanyak mungkin dosis bersama sesegera mungkin. Covax akan bekerja dengan G-7 dan negara-negara lain yang telah meningkatkan dosis berbagi secepat dan seadil mungkin, untuk mengatasi kendala pasokan jangka pendek dan meminimalkan prospek varian mematikan di masa depan.

"Ini adalah momen penting solidaritas global dan tonggak penting dalam dorongan untuk memastikan mereka yang paling berisiko, di mana pun dilindungi," kata Seth Berkley, CEO Gavi, Aliansi Vaksin.

"Ketika kami berusaha mencapai tujuan kami untuk mengakhiri fase akut pandemi, kami berharap dapat bekerja sama dengan negara-negara untuk memastikan dosis yang dijanjikan ini dengan cepat diubah menjadi dosis yang diberikan," tambahnya.

G-7 telah berkomitmen satu miliar dosis sejak KTT Pemimpin Awal G7 virtual Februari 2021, termasuk janji yang dibuat pada KTT Kesehatan Global G20 dan KTT Gavi Covax.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#2
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#3
Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

#4
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

#5
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#6
Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

#9
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

#10
Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

TERKINI


KESEHATAN | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021