Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Hadiri Persidangan, Suu Kyi Terlihat Tidak Sehat

Senin, 14 Juni 2021 | 20:39 WIB
Oleh : YUD
Seorang pengunjuk rasa memegang poster bergambar pemimpin sipil yang ditahan Aung San Suu Kyi saat penyalaan lilin untuk menghormati mereka yang tewas dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Sabtu 13 Maret 2021.

Naypyidaw, Beritasatu.com - Pemimpin Myanmar yang digulingkan oleh militer, Aung San Suu Kyi, menghadiri persidangannya pada Senin (14/6/2021) dan terlihat dalam kondisi tidak sehat.

Persidangan itu berlangsung dengan agenda mendengar keterangan saksi pertama tentang beberapa kasus yang dituduhkan kepada Suu Kyi, termasuk di antaranya kepemilikan alat komunikasi radio (walkie-talkie) ilegal dan pelanggaran aturan terkait pencegahan penyebaran virus corona.

"Daw Aung San Suu Kyi tampak tidak begitu sehat tetapi sepanjang persidangan dia tampak cukup tertarik dan menaruh perhatian besar," kata kepala tim hukumnya, Khin Maung Zaw, dalam sebuah pernyataan setelah persidangan yang berlangsung lebih dari lima jam.

Suu Kyi (75 tahun) menghadapi sejumlah dakwaan sejak digulingkan oleh tentara dalam kudeta 1 Februari yang telah menjerumuskan negara Asia Tenggara itu ke dalam kekacauan.

Pendukung Suu Kyi mengatakan tuduhan kasus hukum itu bermotif politik dan dirancang untuk mengakhiri kehidupan politik perempuan yang memperjuangkan demokrasi selama beberapa dekade di bawah pemerintahan militer sebelumnya di Myanmar. Sebagian besar perjuangan Suu Kyi dijalani di bawah status tahanan rumah.

Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian itu menghadapi tiga kasus di pengadilan yang dibangun khusus di Ibu Kota Naypyidaw, di mana dia sudah muncul di sidang pendahuluan.

Dua dari kasus yang dibahas pada persidangan pada Senin terkait dengan kepemilikan radio komunikasi serta tentang Undang-Undang Penanggulangan Bencana Alam karena Suu Kyi dianggap melanggar peraturan pecegahan penularan virus corona saat berkampanye untuk pemilu yang dimenanginya pada November lalu.

Dia juga menghadapi tuduhan penghasutan, dengan sidang yang dijadwalkan pada Selasa (15/6/2021), dan tuduhan yang lebih serius karena melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi dan di bawah Undang-Undang Anti Korupsi.

Mantan presiden Win Myint juga menghadapi tuduhan melanggar langkah-langkah pencegahan penularan virus corona.

Mayor Polisi Myint Naing mengambil sikap menentang Win Myint dan Suu Kyi. Polisi Mayor Kyi Lin kemudian bersaksi dalam kasus kepemilikan radio komunikasi.

Tim hukum telah membantah semua tuduhan yang dialamatkan pada Suu Kyi. Kepala pengacaranya, Khin Maung Zaw, menyebut tuduhan terbaru terkait korupsi "tidak masuk akal".



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Reuters, Antara


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kasus Sengketa Tanah Rocky Gerung, Camat dan BPN Silang Pendapat

#2
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#3
Bayi 10 Bulan Dicat Jadi Manusia Silver Tanpa Sepengetahuan Ibu Kandung

#4
Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

#5
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#6
Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#9
Piala Sudirman: Greysia/Apriyani Disimpan, Ini Susunan Tim Indonesia Lawan Rusia

#10
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

TERKINI


BERITA GRAFIK | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

OLAHRAGA | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021