Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Brasil Perpanjang Validitas Vaksin J&J Jadi 4,5 Bulan

Selasa, 15 Juni 2021 | 12:12 WIB
Oleh : LES
Botol vaksin Covid-19 Janssen produksi Johnson & Johnson dosis tunggal menunggu transfer ke dalam jarum suntik untuk diberikan pada peluncuran vaksin yang menargetkan imigran dan orang yang tidak berdokumen di Los Angeles, California, AS pada 25 Maret 2021.

Brazilia, Beritasatu.com - Regulator kesehatan Brasil Anvisa telah memperpanjang validitas vaksin Covid-19 Johnson & Johnson (J&J), menjadi 4,5 bulan dari sebelumnya hanya 3 bulan.

Perpanjangan tersebut memberi Brasil lebih banyak waktu untuk menggunakan vaksin tersebut pada pengiriman pertamanya pekan ini.

Sebanyak 3 juta dosis vaksin akan berakhir pada 27 Juni, tetapi sekarang Brasil telah mengikuti Badan Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (AS) dalam memperpanjang tanggal kedaluwarsa satu setengah bulan.

Menteri Kesehatan Marcelo Queiroga mengatakan vaksin akan tiba pada Rabu (16/6/2021), sehari lebih lambat dari yang dia katakan minggu lalu.

Brasil menandatangani perjanjian dengan laboratorium Belgia milik J&J Janssen untuk menerima 38 juta dosis untuk pengiriman pada kuartal terakhir tahun ini.

Komisi Senat sedang menyelidiki pemerintah atas keterlambatan dalam mengamankan vaksin tepat waktu.

Para politisi mengatakan, keterlambatan itu disebabkan atas pandangan antivaksin Presiden Jair Bolsonaro.

Brasil telah dilanda wabah Covid-19 paling mematikan kedua setelah Amerika Serikat dan berada di belakang sebagian besar negara dalam memvaksin populasinya yang berjumlah 210 juta.

Sejauh ini hanya 24,7 persen orang Brasil yang telah divaksin dengan satu dosis, terutama CoronaVac, yang dibuat oleh Sinovac Biotech Ltd China, dan vaksin yang dikembangkan oleh Astrazeneca dan Pfizer Inc. Kurang dari setengahnya telah menerima dua dosis.

Brasil kini telah mencatat 17.412.766 kasus Covid-19 sejak pandemi dimulai, dalam wabah terburuk ketiga di dunia di luar Amerika Serikat dan India.

Sebanyak 487.401 orang telah meninggal karena Covid-19 di Brasil, menurut data kementerian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#2
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#3
Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

#4
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

#5
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#6
Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

#9
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

#10
Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

TERKINI


NASIONAL | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021