Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Tiongkok Pasok Vaksin Covid-19 ke Pemberontak Myanmar

Minggu, 25 Juli 2021 | 11:04 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Para petugas kesehatan membawa peti mati yang berisi jenazah korban virus corona Covid-19 yang meninggal di rumahnya di Tedim, negara bagian Chin barat,Selasa 29 Juni 2021.

Yangon, Beritasatu.com- Tiongkok telah memasok lebih dari 10.000 vaksin Covid-19 ke kelompok pemberontak Myanmar yang beroperasi di dekat perbatasan selatan. Seperti dilaporkan AFP, Sabtu (24/7/2021), juru bicara Tiongkok menyatakan Beijing berupaya menghentikan masuknya kasus Covid-19 dari negara yang dilanda kudeta.

“Tentara Kemerdekaan Kachin, yang telah melancarkan pemberontakan selama puluhan tahun di ujung utara Myanmar, telah menerima 10.000 vaksin Covid-19 dari pihak berwenang Yunnan,” kata Kolonel Naw Bu, juru bicara KIA kepada AFP.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer mengambil alih kekuasaan pada Februari, dengan gelombang virus yang bangkit kembali menyerang dengan banyak rumah sakit kosong dari staf medis pro-demokrasi.

"KIA meminta bantuan dari Tiongkok dan Tiongkok memberi kami bantuan untuk vaksin," katanya, tanpa merinci vaksin mana yang diberikan kelompok itu atau kapan paket pertama tiba.

Menurut Naw Bu, sejumlah vaksin telah dibayar dan yang lainnya disumbangkan, tanpa memberikan rincian.

Beban kasus yang melonjak di Myanmar telah menakuti pihak berwenang di perbatasannya yang keropos dengan Tiongkok.

Awal bulan ini, Beijing melaporkan 57 infeksi baru secara nasional - penghitungan harian tertinggi sejak akhir Januari - termasuk lima belas kasus di kota Ruili, di sebelah Myanmar. Menurut otoritas kesehatan di provinsi Yunnan, ada 12 kasus di antaranya adalah warga negara Myanmar,

Sejumlah 736.000 dosis Sinopharm yang disumbangkan juga tiba di Yangon pada Kamis. Pejabat Myanmar mengatakan penduduk di sepanjang perbatasan dengan Tiongkok akan diprioritaskan.

Beijing menikmati pengaruh luar biasa atas Myanmar, dan sejauh ini menolak menyebut aksi militer itu sebagai kudeta.

Pengamat mengatakan mereka juga mempertahankan aliansi dengan milisi etnis di perbatasan panjang Tiongkok, yang telah memerangi tentara selama beberapa dekade.
KIA telah bertempur secara sporadis dengan pasukan pemerintah sejak kudeta.

Pada Mei, kepada AFP, militer melancarkan serangan udara terhadap kelompok itu, yang kemudian mengatakan bahwa mereka telah menjatuhkan satu helikopter tempur saat bentrokan sengit di ujung utara negara itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

DUNIA | 27 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#2
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#3
Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

#4
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

#5
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#6
Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

#9
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

#10
Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

TERKINI


KESEHATAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021