Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

PBB Perbarui Jumlah Korban Tewas Perang Suriah

Sabtu, 25 September 2021 | 09:39 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Seorang pria mengevakuasi korban pemboman setelah serangan udara yang dilaporkan oleh pasukan rezim dan sekutu mereka di kota Maaret Al-Noman yang dikuasai jihadis di provinsi Idlib selatan, Suriah, pada 26 Mei 2019.

Jenewa, Beritasatu.com- Perang di Suriah telah menewaskan 350.209 orang yang diidentifikasi sepenuhnya dari Maret 2011 hingga Maret 2021. Seperti dilaporkan AFP, data korban itu diperbarui Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada Jumat (24/9/2021) seraya memperingatkan jumlah kematian sebenarnya akan jauh lebih tinggi.

Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (OHCHR) hanya memasukkan kematian yang dapat diidentifikasi dengan nama lengkap, dengan tempat kematian dan tanggal yang ditetapkan, dari Maret 2011 hingga Maret 2021.

“Kami menilai angka 350.209 ini secara statistik masuk akal, berdasarkan kerja keras,” ujar Komisaris Tinggi Michelle Bachelet mengatakan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

“Ini bukan – dan tidak boleh dilihat sebagai – sejumlah pembunuhan terkait konflik di Suriah selama periode ini. Ini menunjukkan jumlah minimum yang dapat diverifikasi, dan tentu saja jumlah pembunuhan yang sebenarnya di bawah hitungan,” tambahnya.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang memberi tolok ukur untuk menghitung korban konflik, menerbitkan laporan pada 1 Juni yang menambah kan jumlah korban tewas menjadi 494.438 orang sejak dimulainya tindakan keras terhadap protes anti-rezim pada tahun 2011.

Observatorium merevisi naik 105.000 korban tewas sebelumnya dari Maret 2021, setelah berbulan-bulan penyelidikan berdasarkan dokumen dan sumber di lapangan.

Kepala HAM PBB Bachelet mengatakan lebih dari satu dari 13 korban dalam hitungan OHCHR adalah seorang wanita yakni 27.727 orang, sementara hampir satu dari setiap 13 adalah anak-anak yakni 27.126 orang.

Bachelet mengatakan jumlah kematian terbesar yang terdokumentasi adalah di provinsi Aleppo, dengan 51.731 orang yang disebutkan namanya terbunuh.

Lokasi lain dengan korban tewas cukup banyak adalah Pedesaan Damaskus (47.483), Homs (40.986), Idlib (33.271), Hama (31.993) dan Tartus (31.369).

Bachelet mengatakan OHCHR telah menerima catatan dengan informasi parsial yang tidak bisa masuk ke dalam analisis tetapi tetap mengindikasikan lebih banyak pembunuhan yang tidak Anda lakukan.t sepenuhnya didokumentasikan.

“Tragisnya, masih banyak korban lain yang tidak meninggalkan saksi atau dokumentasi,” katanya.

OHCHR telah mulai memproses informasi tentang mereka yang diduga telah menyebabkan sejumlah kematian. Informasi diberikan bersama dengan status korban sipil dan non-sipil, dan penyebab kematian berdasarkan jenis persenjataan.

“Mendokumentasikan identitas dan keadaan tempat orang telah meninggal adalah kunci realisasi efektif dari berbagai hak asasi manusia – untuk mengetahui kebenaran, untuk mencari pertanggungjawaban, dan untuk mengejar pemulihan yang efektif,” kata Bachelet.

Mantan presiden Chile itu mengatakan kehidupan sehari-hari rakyat Suriah tetap dilukai oleh penderitaan yang tak terbayangkan dan masih belum ada akhir dari kekerasan yang mereka alami.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 16 Oktober 2021

DUNIA | 16 Oktober 2021

DUNIA | 16 Oktober 2021

DUNIA | 16 Oktober 2021

DUNIA | 15 Oktober 2021

DUNIA | 15 Oktober 2021

DUNIA | 15 Oktober 2021

DUNIA | 15 Oktober 2021

DUNIA | 15 Oktober 2021

DUNIA | 15 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Seabad Polisi Hoegeng, Simbol Integritas dan Idealisme Penegak Hukum

#2
KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

#3
Wow, Tersangka Pinjol Ilegal Digaji 20 Juta Plus Tempat Tinggal

#4
Direktur TV Penyebar Hoax Jadi Tersangka

#5
Fakta Baru tentang Terowongan Belanda, Tersambung dari Stasiun hingga Istana Bogor

#6
Naik Lagi Jumlah Pasien Covid-19 yang Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

#7
Perusahaan Pinjol Cari Pegawai yang Baru Lulus Kuliah agar Bisa Digaji Murah

#8
Tundukkan Jagoan Malaysia, Ginting: Kekalahan di Piala Sudirman Tak Buat Trauma

#9
Jojo Menang, Indonesia ke Semifinal Piala Thomas

#10
Pengungkapan Jaringan Pinjol Ilegal terkait Kasus Wanita Gantung Diri di Wonogiri

TERKINI


MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2021

BOLA | 16 Oktober 2021

NASIONAL | 16 Oktober 2021

NASIONAL | 16 Oktober 2021

DUNIA | 16 Oktober 2021

EKONOMI | 16 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2021

EKONOMI | 16 Oktober 2021

NASIONAL | 16 Oktober 2021

EKONOMI | 16 Oktober 2021