Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kritik Paspor Vaksin, Menteri Muda Belanda Dipecat

Minggu, 26 September 2021 | 07:39 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Mona Keijzer

Amsterdam, Beritasatu.com- Menteri Muda Urusan Ekonomi Belanda, Mona Keijzer dipecat oleh Perdana Menteri Mark Rutte. Seperti dilaporkan RT, Sabtu (25/9/2021), Keijzer menyebut skema paspor vaksin Covid-19 Belanda "tidak logis" dan Belanda harus "kembali ke normal lama."

Mulai Minggu (26/9), orang yang ingin mengunjungi bar, kafe, restoran, dan tempat lain harus menunjukkan bukti vaksinasi terhadap Covid-19 atau hasil tes negatif baru-baru ini. Sistem akses masuk ini diberlakukan meskipun protes massal baru-baru ini di Amsterdam, dan demonstrasi menentang paspor vaksin yang sekarang wajib terjadi lagi pada Minggu.

Kritik terhadap skema tersebut tidak hanya datang dari masyarakat dan pekerja di sektor perhotelan, tetapi juga dari dalam pemerintah. Dalam satu wawancara dengan surat kabar Telegraaf pada Sabtu, Keijzer mengatakan "tidak dapat dijelaskan" bahwa izin kesehatan itu diperlukan, meskipun pembukaan kembali sekolah dan universitas secara besar-besaran pada bulan Agustus tidak menyebabkan lonjakan rawat inap.

"Anda dapat berpartisipasi dalam maraton tanpa [izin vaksin], tetapi jika Anda akan makan kue di ruang makan siang, Anda harus memilikinya," katanya, seraya mengaku tidak bisa lagi menjelaskannya secara logis.

Komentar Keijzer membuatnya segera dipecat dari kabinet Rutte. Setelah berkonsultasi dengan para deputi dan menteri ekonomi senior, Rutte mengumumkan pada Sabtu bahwa Keijzer akan dipecat “dengan segera.” Komentar Keijzer, kata Rutte, “tidak sesuai dengan keputusan yang baru-baru ini diambil oleh kabinet.”

Surat kabar Algemeen Dagblad (AD) melaporkan bahwa Rutte dan timnya baru mengetahui wawancara Keijzer pada Jumat malam, dan, menyadari sikap yang akan diambilnya, segera setuju untuk memecatnya. Menurut sumber AD, menteri tidak mengantisipasi bahwa dia akan dicopot. Seandainya Keijzer diperingatkan sebelumnya tentang konsekuensi, dia berkata, "dia akan mengundurkan diri."

Sejak pengenalan izin vaksin, langkah-langkah jarak sosial di Belanda hampir seluruhnya dicabut. Bar dan kafe masih harus tutup pada tengah malam, dan masker masih diperlukan di transportasi umum dan di bandara.

Sekitar 82% orang dewasa yang memenuhi syarat di negara itu kini telah divaksinasi penuh, dan kasus Covid-19 terus menurun sejak Juli. Dalam wawancara, Keizer menunjuk pada pengambilan vaksinasi yang tinggi, serta kelangkaan gejala serius saat ini, sebagai bukti bahwa paspor vaksin harus dihapus.

“Kita harus kembali ke kebiasaan lama,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

DUNIA | 25 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
LRT Jabodebek Tabrakan, Tidak Ada Korban Jiwa

#2
Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

#3
Jokowi: Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000

#4
Didorong Jadi Jubir Presiden Jokowi, Ini Respons Fahri Hamzah

#5
Jokowi Lantik Fadjroel Rachman, Rosan Roeslani, dan 15 Duta Besar di Istana Negara

#6
MU Dibantai Liverpool, Ronaldo Luapkan Kekecewaan

#7
Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

#8
Kabar Taliban Penggal Pemain Voli Afghanistan Dibantah Keluarga

#9
Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

#10
Tabrakan Bus Transjakarta, 3 Tewas

TERKINI


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021