Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

SPD Diproyeksi Menang Tipis di Pemilu Jerman, Olaf Scholz Bakal Jadi Kanselir

Senin, 27 September 2021 | 10:07 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Partai Sosial Demokrat (SPD) Olaf Scholz (kiri) dan Ketua Partai Christian Democratic Union (CDU) candidate Armin Laschet.

Berlin, Beritasatu.com – Partai Sosial Demokrat (SPD) Jerman diproyeksikan menang tipis pada pemilu nasional hari Minggu (26/9/2021), yang untuk pertama kalinya sejak 2005 mengakhiri 16 tahun pemerintahan yang dipimpin konservatif di bawah Angela Merkel. Sementara Olaf Scholz (63) bakal jadi kanselir dari SPD keempat pascaperang setelah Willy Brandt, Helmut Schmidt dan Gerhard Schroeder.

SPD berada di jalur untuk meraih 26 persen suara, di atas 24,5 persen suara dukungan blok konservatif CDU/CSU pimpinan Merkel.

Dengan tidak ada blok besar yang menguasai mayoritas, dan keduanya enggan mengulangi "koalisi besar" mereka yang canggung selama empat tahun terakhir, hasil yang paling mungkin adalah aliansi tiga arah yang dipimpin oleh Sosial Demokrat atau konservatif Merkel.

Namun untuk menyetujui koalisi baru bisa memakan waktu berbulan-bulan, dan kemungkinan akan melibatkan Partai Hijau yang lebih kecil dan Partai Pembebasan Demokrat (FDP).

"Kami unggul dalam semua survei sekarang," kata kandidat kanselir dari SPD, Olaf Scholz, dalam diskusi meja bundar dengan kandidat lain setelah pemungutan suara.

"Ini adalah pesan yang membesarkan hati dan mandat yang jelas untuk memastikan bahwa kita mendapatkan pemerintahan yang baik dan pragmatis untuk Jerman," tambahnya setelah sebelumnya berbicara kepada para pendukung SPD yang gembira.

Kebangkitan SPD menandai kebangkitan yang luar biasa bagi partai tersebut, yang telah memulihkan sekitar 10 poin dukungan hanya dalam tiga bulan untuk meningkatkan hasil 20,5 persennya dalam pemilihan nasional 2017.

Scholz, 63, akan menjadi kanselir SPD keempat pascaperang setelah Willy Brandt, Helmut Schmidt dan Gerhard Schroeder. Menteri Keuangan di kabinet Merkel, dia adalah mantan Wali Kota Hamburg.
Saingan konservatif Scholz, Armin Laschet mengisyaratkan bloknya belum siap untuk menyerah.

"Itu tidak selalu menjadi pihak pertama yang menyediakan kanselir," kata Laschet, 60, di meja bundar.

"Saya ingin pemerintahan di mana setiap mitra terlibat, di mana semua orang terlihat, bukan di mana hanya kanselir yang bersinar," katanya dalam upaya awal untuk merayu partai-partai kecil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: channelnewsasia/reuters


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 22 Oktober 2021

DUNIA | 22 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#3
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#4
Aipda Ambarita, dari Bekerja di Perusahaan Cat hingga Jadi Polisi yang Ditakuti Penjahat Jalanan

#5
Denmark Terbuka: 6 Wakil Indonesia Siap Berjuang di Perempat Final, Jojo Hadapi Momota

#6
Kasus Sanksi Antidoping, Tim Investigasi Libatkan Polri dan Kejaksaan

#7
Kereta Cepat Dinilai Tingkatkan Daya Saing Indonesia

#8
FSP Hadirkan Software Auto Trading Kripto

#9
Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka

#10
Jalin Kerja Sama dengan Blitar dan Gorontalo, Anies Ingin Bantu Percepatan Ekonomi Nasional

TERKINI


OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

GAYA HIDUP | 22 Oktober 2021

OTOMOTIF | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

DUNIA | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

POLITIK | 22 Oktober 2021