Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Untuk Potensi Gempur Iran, Israel Siapkan Anggaran Rp 21,1 Triliun

Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:04 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Tentara Korps Lapis Baja Israel mengambil bagian dalam latihan militer di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel pada Senin 18 Oktober 2021.

Tel Aviv, Beritasatu.com- Israel telah menyetujui anggaran sekitar 5 miliar shekel (US$ 1,5 miliar atau Rp 21,1 triliun) yang akan digunakan untuk kemungkinan militernya menggempur program nuklir Iran.

Pada Senin (18/10/2021), Channel 12 melaporkan jumlah anggaran itu termasuk dana untuk pesawat terbang, drone pengumpul intelijen dan persenjataan khusus yang dibutuhkan untuk menyerang. Serangan harus menargetkan situs bawah tanah yang dijaga ketat.

Advertisement

Anggaran NIS 5 miliar terdiri dari NIS 3 miliar dari anggaran sebelumnya dan tambahan NIS 2 miliar dari anggaran berikutnya yang dijadwalkan akan disetujui oleh pemerintah pada bulan November.

Laporan itu muncul beberapa hari setelah Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa mereka telah berhasil melakukan uji coba "penghancur bunker" barunya, GBU-72 Advanced 5K Penetrator. Bom seberat 5.000 pon dapat digunakan sebagai alat untuk menyerang situs nuklir Iran.

Yang terpenting, GBU-72 dirancang untuk dibawa oleh jet tempur atau pembom berat. Israel tidak memiliki pesawat pengebom yang mampu membawa penghancur bunker besar-besaran di gudang senjata AS saat ini.

Bom penghancur bunker yang lebih kecil, GBU-28, diam-diam dijual ke Israel pada tahun 2009, meskipun diperkirakan tidak memiliki kemampuan untuk menembus fasilitas nuklir Fordo Iran, yang terkubur jauh di bawah gunung.

“Tes Amerika didasarkan pada pengalaman yang diperoleh Israel dalam pemboman jaringan terowongan bawah tanah Hamas di Gaza saat perang Mei lalu,” kata Channel 12.

Jaringan tersebut berspekulasi bahwa dalam mempublikasikan 35.000 kaki dari pembasmi bunker di Pangkalan Angkatan Udara Eglin Florida, AS berusaha untuk memperingatkan Iran untuk tidak menjauh dari negosiasi di Wina yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir, yang dikenal Rencana Aksi Komprehensif Gabungan.

Bulan lalu, kepada situs berita Walla, Kepala Staf IDF Aviv Kohavi mengatakan bahwa Israel telah "sangat mempercepat" persiapan untuk tindakan terhadap program nuklir Iran.

Kohavi mengatakan sebagian besar peningkatan anggaran pertahanan, seperti yang baru-baru ini disepakati, dimaksudkan untuk tujuan tersebut.

“Ini adalah pekerjaan yang sangat rumit, dengan lebih banyak kecerdasan, lebih banyak kemampuan operasional, lebih banyak persenjataan. Kami sedang mengerjakan semua hal ini," tambahnya.

Kohavi telah secara terbuka menyatakan pada bulan Januari bahwa IDF sedang mempersiapkan "rencana operasional" baru untuk serangan militer yang kuat. Pada bulan Agustus, kemajuan nuklir Iran telah mendorong IDF "untuk mempercepat rencana operasionalnya," dengan anggaran baru untuk melakukannya.

Pemerintahan Biden menyatakan pihaknya masih mengupayakan pengembalian bersama AS-Iran untuk mematuhi JCPOA. Di sisi lain, AS mengakui bahwa pihaknya tidak akan menunggu tanpa batas waktu bagi Teheran untuk kembali ke meja perundingan



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
2 Wakil Thailand Raih Tiket Final Indonesia Terbuka

#2
Ini Video Mobil Salto Sean-Bamsoet di Meikarta Sprint Rally

#3
Kondisi Terkini Kabag Ops Ditlantas Korban Pemukulan PP

#4
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#5
Kementerian PUPR: Ini Cara Kerja Tol Nirsentuh MLFF

#6
Alami Insiden Saat Reli di Meikarta, Bamsoet Baik-baik Saja

#7
Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 November 2021

#8
Jojo Gagal Tumbangkan Juara Olimpiade

#9
Varian Omicron, Ratusan Penumpang Afsel Tertahan di Schiphol

#10
Mobil Ringsek, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya dan Sean

TERKINI


BOLA | 27 November 2021

KESEHATAN | 27 November 2021

POLITIK | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

DIGITAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

BOLA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021