Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Banjir Bandang Melanda Malaysia, 1.000 Orang Dievakuasi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:27 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Beberapa desa di Kedah, Malaysia dilanda banjir bandang menyusul hujan deras pada Rabu 20 Oktober 2021.

Kuala Lumpur, Beritasatu.com-Lebih dari 1.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka setelah hujan lebat menyebabkan banjir bandang di beberapa negara bagian, pada Rabu (20/10/2021).

Hujan lebat di bagian barat dan utara semenanjung Malaysia sejak Rabu (20/10) menyebabkan banjir parah di Melaka, Selangor, Negeri Sembilan, Kedah dan Perak, memaksa ratusan keluarga dievakuasi ke pusat-pusat bantuan sementara

Advertisement

Di daerah yang paling parah dilanda Melaka, menurut Bernama, 590 korban dari 155 keluarga harus dievakuasi ke sembilan pusat setelah rumah mereka di Melaka Tengah, Jasin dan Alor Gajah terkena banjir, kata direktur Pasukan Pertahanan Sipil Cuthbert John Martin Qudra.

Di Selangor, 267 korban dievakuasi ke empat pusat bantuan setelah sembilan daerah di Sepang, Salak Tinggi dan Shah Alam terendam banjir bandang, menurut Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan negara bagian.

“Sekitar 200 warga yang dievakuasi ke pusat di Sepang harus menjalani tes skrining Covid-19 karena salah satu korban dinyatakan positif Covid-19,” lapor Berita Harian.

Pusat bantuan harus dibuka di Port Dickson, Negeri Sembilan setelah banjir di Kampung Permatang Pasir memaksa 25 korban dievakuasi.

Sembilan korban lainnya harus dievakuasi di Nilai sementara lima dari Rembau berlindung di rumah kerabat mereka.

Di negara bagian utara Kedah dan Perak, sekitar 176 orang dievakuasi setelah rumah mereka terendam banjir.

Sebanyak 162 korban dari 39 keluarga di Kuala Muda, Kedah, dikirim ke tiga pusat bantuan.

Warga harus direlokasi setelah air banjir dengan ketinggian antara 0,3 hingga 1 meter masuk ke rumah mereka, lapor Astro Awani, mengutip tim penanggulangan bencana Pasukan Pertahanan Sipil Kedah.

Di Perak, 14 orang dari tiga keluarga dikirim ke pusat penampungan sementara di Taiping.

Pada Rabu, Sultan Johor Ibrahim Iskandar mengkritik beberapa warga di negara bagian itu karena membuang limbah mereka ke jaringan drainase, yang menyebabkan banjir di berbagai bagian Johor Bahru selama sebulan terakhir.

Dalam satu posting Facebook, Sultan Johor mengatakan penyelidikan yang dilakukan oleh Dewan Kota Johor Bahru (MBJB) telah mengungkapkan bahwa banjir bandang yang melanda banyak wilayah kota JB selama sebulan terakhir disebabkan oleh sistem drainase yang tersumbat yang disebabkan oleh "sampah dan limbah konstruksi".

“Itu karena sikap sebagian masyarakat yang suka membuang sampah ke sungai, selokan, dan saluran air. Saat hujan dalam jumlah besar dan dalam waktu lama, maka banjir bandang tidak bisa dihindari,” kata penguasa Johor itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

#2
Semeru Erupsi, Sebagian Lumajang Seperti Malam

#3
Setelah Negara Tetangga, Omicron Tiba di Indonesia?

#4
Lagi, Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Yahukimo, Papua

#5
The Minions Hadapi Juara Olimpiade di Semifinal 

#6
Menang Lagi, Marcus/Kevin ke Semifinal BWF World Tour Finals

#7
Jokowi Sentil Polisi Sowan ke Ormas, Ini Kata Sekjen PDIP

#8
Luhut: 2022, Vaksinasi Ketiga Paralel di Semua Provinsi

#9
Indonesia Masih Bebas Omicron

#10
Greysia/Apriyani Tantang Ganda yang Tak Pernah Kalah di Bali

TERKINI


BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021

KESEHATAN | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

POLITIK | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

KESEHATAN | 4 Desember 2021