Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Inggris Akan Larang Iklan Bedah Kosmetik Anak dan Remaja

Jumat, 26 November 2021 | 13:06 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Korea Selatan telah dijuluki ibu kota dunia dalam bedah kosmetik, tetapi peraturan Hong Kong memerlukan serangkaian ujian untuk mendapatkan lisensi.

London, Beritasatu.com- Pengawas periklanan Inggris melarang iklan bedah atau operasi kosmetik untuk anak. Seperti dilaporkan BBC, Kamis (25/11/2021), pengawas periklanan Inggris menyatakan aturan itu akan berlaku mulai Mei 2022.

Menurut pengawas, iklan untuk operasi kosmetik yang dirancang untuk mengubah penampilan fisik seseorang harus dilarang menargetkan anak di bawah 18 tahun. Larangan itu berarti perusahaan tidak dapat lagi mengiklankan prosedur seperti pembesaran payudara dan operasi hidung di seluruh media yang akan menarik bagi anak di bawah 18 tahun.

Advertisement

Larangan mencakup program TV dan media sosial yang ditujukan langsung di bawah 18 tahun. Adalah ilegal untuk melakukan prosedur kosmetik pada anak di bawah 18 tahun. Di sisi lain, sebelumnya juga tidak ada batasan iklan yang menarget anak.

Keputusan itu muncul setelah konsultasi oleh Komite Praktik Periklanan (CAP), yang menulis aturan yang harus dipatuhi semua pengiklan Inggris.

Ada kekhawatiran tentang potensi bahaya dari mengiklankan perubahan kosmetik pada anak-anak dan remaja, seperti tekanan citra tubuh dan masalah kesehatan mental, serta risiko dan potensi komplikasi dari prosedur tersebut.

Komite mengatakan bukti berkontribusi pada "gambaran yang lebih jelas" bahwa anak-anak dan remaja rentan terhadap tekanan citra tubuh.

“Karena risiko yang melekat dari prosedur intervensi kosmetik, dan daya tarik potensial dari layanan ini kepada kaum muda yang berjuang dengan masalah kepercayaan diri, penting bagi kami untuk menetapkan standar yang tinggi dalam hal pemasaran,” kata Direktur CAP Shahriar Coupal.

Larangan tersebut juga mencakup dermal filler dan perawatan peremajaan kulit seperti perawatan suntik, pengelupasan kimia dan perawatan laser atau cahaya serta produk pemutih gigi.

Awal tahun ini, ASA menyebut dan mempermalukan bintang media sosial karena melanggar aturan periklanan.

Luke Mabbott dari Love Island, Gabby Allen, Lauren Goodger dari Towie, dan kolektif TikTok The Wave House semuanya telah diminta untuk menghapus postingan karena tidak diberi label yang jelas sebagai iklan.

Pada bulan Agustus, ASA menyebut dan mempermalukan empat selebriti yang dikatakan berulang kali melanggar aturan: Chloe Khan, Jodie Marsh, Lucy Mecklenburgh, dan Chloe Ferry.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 28 Januari 2022

DUNIA | 28 Januari 2022

DUNIA | 28 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#3
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#4
Hikmahanto: Singapura Tak Ikhlas Serahkan Kendali Udara ke Indonesia

#5
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

#6
Kasus Covid-19 di Bogor Naik Drastis dalam 10 Hari Terakhir

#7
Kawal MotoGP 2022, TNI AL Turunkan Lima Kapal Perang

#8
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Standar WHO, Ini Cara Mengaksesnya

#9
Pengemis Elite di Sampit, Punya Mobil dan Motor Baru

#10
Covid-19 Omicron Terindikasi Sudah Masuk Kota Bogor

TERKINI


MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

OLAHRAGA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

KESEHATAN | 29 Januari 2022