Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ratusan Warga Rohingya Dikirim Lagi ke Pulau Bangladesh

Jumat, 26 November 2021 | 14:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Pengungsi Rohingya turun dari bus untuk dipindahkan ke pulau Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong Boat Club, Chittagong, Bangladesh pada Kamis 25 November 2021.

Dhaka, Beritasatu.com- Bangladesh pada Kamis (25/11/2021) mulai merelokasi lagi ratusan pengungsi Rohingya ke satu pulau di Teluk Benggala. Seperti dilaporkan AP, tindakan itu dilakukan meskipun ada kekhawatiran terus-menerus dari kelompok hak asasi atas kondisi di pulau dataran rendah yang rentan.

Rohingya adalah kelompok etnis Muslim, lebih dari 700.000 di antaranya melarikan diri dari penganiayaan dan kekerasan di negara tetangga Myanmar pada Agustus 2017.

Advertisement

Bangladesh telah melindungi 1,1 juta pengungsi Rohingya di kamp-kamp yang penuh sesak di dekat pantainya.

Investigasi yang disponsori PBB pada tahun 2018 merekomendasikan penuntutan komandan militer Myanmar atas tuduhan genosida, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan atas kekerasan terhadap Rohingya.

Seorang pejabat senior Bangladesh yang mengawasi relokasi, Mohammad Shamsud Douza, mengatakan bahwa sebuah kapal angkatan laut akan membawa 379 pengungsi dari kota Chattogram ke Pulau Bhashan Char yang terletak di lepas pantai tenggara negara itu.

“Mereka pergi ke sana secara sukarela. Semua 379 pengungsi telah memilih untuk tinggal di sana untuk kehidupan yang lebih baik dan aman,” katanya kepada The Associated Press.

"Pihak berwenang akan mengurus semuanya, mulai dari makanan hingga obat-obatan," tambahnya.

Pemerintah mulai mengirim pengungsi Rohingya ke pulau itu sebelas bulan lalu, dan mengatakan sekarang dapat menampung hingga 100.000.

Douza mengatakan total 1.500 pengungsi akan diangkut ke pulau itu secara bertahap selama beberapa minggu ke depan. Sebelumnya, sekitar 19.000 pengungsi direlokasi ke pulau itu dari Cox's Bazar tempat lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya dari Myanmar tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak.

Tidak jelas kapan kelompok berikutnya akan melakukan perjalanan ke pulau itu.

Pemerintah mengatakan relokasi adalah pengaturan sementara dan pada akhirnya mereka harus kembali ke negara asal mereka di Myanmar, meskipun Perdana Menteri Sheikh Hasina juga mengatakan dia tidak akan memaksa para pengungsi untuk kembali.

Pada Oktober, PBB menandatangani perjanjian dengan pemerintah Bangladesh untuk memfasilitasi pengiriman pengungsi ke pulau itu. PBB dan kelompok lain sebelumnya mengkritik relokasi tersebut, dengan mengatakan pulau itu, yang secara teratur terendam oleh hujan monsun, tidak layak untuk ditinggali.

Pemerintah telah menghabiskan lebih dari US$112 juta (Rp 1,59 triliun) untuk pembangunan, menambahkan tembok laut, rumah sakit, sekolah dan masjid.

Perjanjian PBB memungkinkan kerja sama yang erat antara badan internasional dan pemerintah untuk menyediakan layanan dan bantuan bagi penduduk pulau itu.

Namun, kelompok hak asasi manusia terus mengungkapkan keprihatinan atas rencana tersebut. Minggu ini, Federasi Palang Merah Internasional mendesak dalam sebuah pernyataan bahwa tindakan mendesak diperlukan untuk melindungi para pengungsi dari angin topan dan pandemi Covid-19 di Pulau Bhashan Char.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Update Covid-19: Waspada, Kasus Harian Kembali Tembus 2.000

#2
87 Jemaah Umrah Positif Covid-19, 10 Probable Omicron

#3
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Polisi Tetapkan Sopir Truk Tersangka

#4
Seluruh Pulau Berguncang, Letusan Gunung Tonga seperti Bom Atom

#5
Warga Bekasi Minta Pemkot Perbaiki Drainase di Jalan Kemakmuran

#6
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa 21 Wilayah

#7
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Banyak Pihak yang Dinilai Bertanggung Jawab

#8
Piala Asia Wanita: Indonesia Dibantai Australia 0-18

#9
Menkes: Waspada Penularan Omicron

#10
Polri: Peralihan Pelat Nomor Kendaraan Hitam ke Putih Tahun 2022

TERKINI


EKONOMI | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

EKONOMI | 22 Januari 2022

HIBURAN | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

EKONOMI | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022