Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Irak Kirim Pesawat Ekstra ke Belarus untuk Pulangkan Migran

Sabtu, 27 November 2021 | 19:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (kakan) mengunjungi pusat migran yang tetap berada di negara itu setelah mencoba menyeberang ke UE melalui perbatasan Polandia, dekat titik perbatasan Bruzgi di perbatasan Belarusia-Polandia di wilayah Grodno pada Jumat 26 November 2021.

Baghdad, Beritasatu.com- Irak mengirim lebih banyak pesawat ke Belarus untuk memulangkan lebih dari 800 migran yang terjebak di perbatasan dengan Polandia. Seperti dilaporkan AFP, Sabtu (27/11/2021) jumlah migran bertambah sekitar 1.000 yang telah dikumpulkan sejak operasi dimulai.

Ratusan warga Irak yang kebanyakan orang Kurdi, telah diterbangkan kembali sejak penerbangan repatriasi dimulai pada 18 November dari negara bekas Soviet itu.

Advertisement

Ribuan migran telah berkemah di perbatasan di sana selama berminggu-minggu berharap untuk memasuki Uni Eropa (UE), seringkali dalam kondisi yang pahit, dengan mereka yang kembali ke Irak menunjukkan luka-luka akibat cuaca dingin yang membekukan.

“Penerbangan lain pada Jumat (26/11) akan membawa 431 orang, diikuti oleh penerbangan pada Sabtu (27/11) untuk mengumpulkan 430 orang lagi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Ahmed Al-Sahaf.

Sebagian besar dari ribuan warga Irak yang terdampar di perbatasan mengaku telah menghabiskan tabungan mereka, menjual barang-barang berharga dan bahkan mengambil pinjaman untuk menghindari kesulitan ekonomi di Irak dan memulai hidup baru di Uni Eropa.

Barat menuduh Belarus membawa calon migran yangkebanyakan dari Timur Tengah, dengan alasan palsu bahwa mereka akan menyeberang ke Polandia dan Lithuania anggota UE.

Belarus telah membantah klaim tersebut dan mengkritik Uni Eropa karena tidak menerima para migran.

Kelompok-kelompok bantuan menyatakan sedikitnya 11 migran telah tewas di kedua sisi perbatasan sejak krisis dimulai pada musim panas. Kelompok HAM telah mengkritik pemerintah Polandia atas kebijakannya mendorong migran kembali.

Kepada para migran di perbatasan Polandia, Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengatakan tidak akan mencoba untuk menghentikan migran yang ingin mencapai Uni Eropa, dan mendesak Jerman untuk menerima mereka.

Dalam rekaman yang dirilis oleh media pemerintah, Lukashenko terlihat mengunjungi satu pusat di dekat perbatasan Polandia yang menampung ratusan migran yang melakukan perjalanan ke Belarus dengan harapan mencapai Eropa.

“Jika ada yang ingin pergi ke Barat, itu hak Anda. Kami tidak akan mencoba menangkap Anda, memukuli Anda, dan menahan Anda di balik kawat berduri. Kami akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai impian Anda,” kata Lukashenko.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

#5
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#6
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#7
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#8
Omicron Meningkat, Agenda G-20 Financial Track Dipindah ke Jakarta

#9
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK

#10
DPN Peradi Resmi Miliki Gedung Baru

TERKINI


NASIONAL | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

DIGITAL | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022