Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Varian Omicron, Orang Dewasa di AS Diminta Vaksin Booster

Selasa, 30 November 2021 | 10:16 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Orang-orang mengantre untuk mendapatkan vaksin Covid-19 di Washington, DC, pada 29 November 2021.

Washington, Beritasatu.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan pada hari Senin (29/11/2021) setiap orang berusia 18 tahun ke atas harus mendapatkan suntikan penguat (booster). Hal itu tampaknya dilakukan, untuk mengatasi varian baru Covid-19 yang sangat menular dan menyebar cepat di seluruh dunia.

Imbauan itu datang setelah Presiden Joe Biden pada hari Senin menyerukan vaksinasi yang lebih luas untuk mengekang penyebaran varian Omicron, yang pertama kali terdeteksi di Afrika selatan (Afsel).

Advertisement

Regulator kesehatan AS pekan lalu memperluas kelayakan untuk suntikan booster vaksin Covid-19 untuk semua orang dewasa berusia 18 tahun ke atas, baik enam bulan setelah dosis vaksin Pfizer atau Moderna awal mereka atau dua bulan setelah suntikan Johnson & Johnson mereka.

Badan tersebut mengambil sikap yang lebih hati-hati karena kemunculan Omicron semakin menekankan pentingnya vaksinasi dan booster, kata Direktur CDC Rochelle Walensky dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

Washington Post melaporkan pada hari Senin, Pfizer dan BioNTech bakal meminta Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) dalam beberapa hari mendatang untuk mengizinkan suntikan booster mereka untuk yang berusia 16 dan 17 tahun.

Secara terpisah, Wall Street Journal melaporkan bahwa FDA dapat menyetujui dosis booster untuk anak berusia 16 dan 17 tahun paling cepat minggu depan.

Pfizer, BioNTech dan FDA tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Omicron, yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membawa risiko yang sangat tinggi untuk memicu lonjakan infeksi, kini telah dikonfirmasi di beberapa negara termasuk Jerman, Hong Kong, Afrika Selatan, dan Kanada.

Para ilmuwan di Amerika Serikat dan di seluruh dunia sedang segera memeriksa efektivitas vaksin yang terkait dengan varian ini, kata CDC.

Badan tersebut juga mengatakan 47 juta orang dewasa yang belum divaksinasi didorong untuk mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNA/Reuters


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

DUNIA | 16 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Hindari Ancaman Tsunami, Raja Tonga Dievakuasi

#2
Kabar Baik! Jokowi Setujui Perpanjangan PPnBM Mobil

#3
Akibat Letusan Gunung di Tonga, Pantai Jepang Dihantam Tsunami

#4
Pelabuhan Kedindi Reo Dinilai Layak Jadi Pelabuhan Export Terbesar Kedua di NTT

#5
Setelah Omicron, Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan

#6
Mengenal NFT dan Cara Menjualnya di Opensea

#7
Kapolda Buka Balap Jalanan di Ancol

#8
Lansia Dapat Disuntik Vaksin Booster Tanpa Tiket Undangan dari PeduliLindungi

#9
KPU Usulkan Pemilu 21 Februari 2024

#10
Kepala Jordan Terkena Lemparan Suporter, Real Betis vs Sevilla Dihentikan

TERKINI


BOLA | 17 Januari 2022

KESEHATAN | 17 Januari 2022

BOLA | 17 Januari 2022

NASIONAL | 17 Januari 2022

EKONOMI | 17 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022