Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Selasa, 30 November 2021 | 23:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Foto file udara yang diambil pada 24 Agustus 2019 dari area yang terbakar di hutan hujan Amazon, dekat Porto Velho, negara bagian Rondonia, Brasil. Hampir semua deforestasi di Amazon Brasil adalah ilegal.

Vancouver, Beritasatu.com- Lebih dari 100 merek fesyen dituding terkait dengan deforestasi hutan Amazon. Seperti dilaporkan RT, Selasa (30/11/2021), satu laporan menemukan merek-merek itu berkontribusi terhadap deforestasi Amazon.

Dalam satu penelitian yang diterbitkan pada Senin (29/11) oleh Stand.earth, satu perusahaan riset rantai pasokan menyebut ratusan merek rumah tangga dituduh berkontribusi terhadap deforestasi hutan hujan terpenting di dunia, yakni Amazon.

Advertisement

Merek fesyen seperti LVMH, Prada, H&M, Zara, Adidas, dan Nike memiliki koneksi ke penyamakan kulit dan perusahaan lain yang terlibat dalam produksi kulit dan barang-barang kulit yang berkontribusi terhadap deforestasi Amazon

Para peneliti mencatat bahwa deforestasi hutan hujan Amazon sebagian besar didorong oleh industri ternak, yang pada gilirannya bergantung pada permintaan daging sapi dan kulit.

“Kulit Brasil digunakan oleh penyamakan kulit dan produsen di seluruh dunia untuk membuat produk-produk bermerek yang tak terhitung jumlahnya yang menghadap konsumen termasuk alas kaki dan produk fesyen kelas atas,” klaim studi tersebut.

Dalam “visualisasi rantai pasokan”, Stand.earth menunjukkan bagaimana lusinan merek kelas atas dan kelas atas bekerja dengan prosesor, banyak di antaranya adalah Tiongkok, yang pada gilirannya menggunakan produk dari penyamakan kulit yang menggunakan kulit Brasil sendiri.

Para peneliti, yang menganalisis hampir 500.000 baris data bea cukai, menemukan bahwa merek termasuk Adidas, Nike, New Balance, Teva, UGG, dan Fendi semuanya memiliki hubungan dengan sapi-sapi Brasil.

Lebih dari 50 merek memiliki banyak koneksi dalam rantai pasokan mereka ke tautan ke eksportir kulit terbesar Brasil, JBS.

Perusahaan tersebut diketahui terlibat dalam deforestasi hutan hujan Amazon, tetapi baru-baru ini berkomitmen untuk mencapai nol deforestasi di seluruh rantai pasokannya sendiri pada tahun 2035.

“Dengan sepertiga perusahaan yang disurvei memiliki semacam kebijakan, [Anda harapkan] itu akan berdampak pada deforestasi. Laju deforestasi semakin meningkat, sehingga kebijakan tersebut tidak berdampak material,” kata Greg Higgs, salah satu peneliti yang terlibat dalam laporan tersebut kepada The Guardian.

Kelompok peneliti mengklaim bahwa deforestasi yang terkait dengan peternakan sapi di Amazon menyumbang hampir 2% dari emisi CO2 global setiap tahun. Di bawah kepemimpinan Presiden Jair Bolsonaro, Brasil telah banyak dikritik karena gagal bertindak atas deforestasi hutan hujan yang terus berlanjut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Kemenkes: 2 Pasien Kasus Omicron di Indonesia Meninggal

#2
Polda Metro Bantah Keluarkan Pelat Nomor Polri untuk Arteria Dahlan

#3
Kapolda Sumut: Kapolrestabes Medan Tak Terbukti Terima Suap

#4
Mobil Arteria Dahlan Pakai Pelat Nomor Dinas Polisi, Begini Tanggapan Kompolnas

#5
Mayjen Maruli Simanjuntak, Pangkostrad Termuda dan "Bapak Air"

#6
Ini Susunan Pemain Manchester United vs West Ham

#7
Update Covid-19: Kasus Positif Harian Tembus 3.000 Kasus

#8
CDC: Vaksin Penguat Pfizer dan Moderna Efektif 90 Persen Lawan Omicron

#9
Kasus Covid-19 Naik, Kabupaten Tangerang Siapkan Tempat Isolasi

#10
Sinergisitas Komunikasi Guru dan Orangtua Hindari Learning Loss

TERKINI


POLITIK | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

EKONOMI | 23 Januari 2022

EKONOMI | 23 Januari 2022

EKONOMI | 23 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 23 Januari 2022

DUNIA | 23 Januari 2022

EKONOMI | 23 Januari 2022

KESEHATAN | 23 Januari 2022

BOLA | 23 Januari 2022