Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Korsel Laporkan Rekor Kasus Harian Covid-19

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:46 WIB
Oleh : LES
Anggota medis memandu pengemudi yang diduga memiliki gejala virus corona Covid-19, di fasilitas tes virus lintas kendara di Goyang, utara Seoul, pada 29 Februari 2020.

Seoul, Beritasatu.com - Korea Selatan (Korsel) melaporkan rekor harian baru 5.123 kasus tambahan Covid-19 saat negara itu berjuang untuk menahan peningkatan tajam jumlah pasien bergejala parah dan mencegah penyebaran varian Omicron.

Hal itu disampaikan oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada Rabu (1/12/2021).

Advertisement

Pemerintah Korea Selatan pada Senin (29/11/2021) membatalkan rencana untuk lebih melonggarkan pembatasan Covid-19 karena tekanan pada sistem layanan kesehatan negara itu akibat meningkatnya pasien rawat inap dan kematian akibat Covid-19 serta ancaman yang ditimbulkan oleh varian baru Omicron.

Rumah-rumah sakit di Korsel mencatat rekor perawatan sebanyak 723 pasien Covid-19 dengan kondisi parah yang membutuhkan perawatan intensif di ICU, sementara pihak berwenang bergegas untuk menyediakan lebih banyak ruang ICU.

Kasus-kasus Covid-19 dengan gejala parah telah mengalami peningkatan tajam dibandingkan dengan pada awal November yang hanya di bawah 400 pasien.

Lebih dari 84 persen pasien Covid-19 yang sakit parah berusia 60 tahun ke atas. Para ahli telah menemukan berkurangnya tingkat antibodi yang diberikan dari vaksin dan mendesak warga lansia untuk mendapatkan suntikan vaksin penguat (booster).

Pihak berwenang akan memobilisasi struktur administrasi untuk mengamankan persediaan tempat-tempat tidur rumah sakit, setidaknya 1.300 tempat tidur tambahan pada pertengahan Desember, kata Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Korsel Jeon Hae-cheol pada pertemuan tanggapan Covid-19.

Dia juga menyerukan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona yang lebih ketat untuk menghadang penyebaran varian Omicron, setelah kasus Covid-19 yang diduga varian Omicron masuk ke negara itu dari Nigeria.

Sejauh ini Korea Selatan belum melaporkan kasus varian Omicron yang dikonfirmasi.

Kasus tambahan Covid-19 pada Selasa (30/11) membuat jumlah infeksi virus corona di negara itu menjadi 452.350 kasus, dengan 3.658 kematian akibat Covid-19.

Meskipun tingkat rawat inap meningkat, angka kematian tetap relatif rendah yaitu 0,81 persen, menurut data KDCA.

Korea Selatan telah memvaksin penuh hampir 80 persen dari total 52 juta penduduknya, sementara pemberian suntikan vaksin penguat (booster) untuk orang dewasa berusia 18 hingga 49 tahun baru akan dimulai pada Sabtu (4/12/2021).

=



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

DUNIA | 28 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#3
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#4
Hikmahanto: Singapura Tak Ikhlas Serahkan Kendali Udara ke Indonesia

#5
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

#6
Pengemis Elite di Sampit, Punya Mobil dan Motor Baru

#7
Kawal MotoGP 2022, TNI AL Turunkan Lima Kapal Perang

#8
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Standar WHO, Ini Cara Mengaksesnya

#9
PP PBSI Panggil 88 Atlet Masuk Pelatnas Cipayung

#10
Sehari Ditemukan 400 Kasus Baru Positif Covid-19 di Depok

TERKINI


DUNIA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

OLAHRAGA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022