Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Sejak 2019, Kelaparan di Amerika Latin Meningkat 30%

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:42 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Menurut Program Pangan Dunia, pandemi virus corona dapat mendorong lebih dari 14 juta orang di Amerika Latin dan Karibia ke dalam kelaparan.

Roma, Beritasatu.com- Jumlah orang yang kelaparan di Amerika Latin dan Karibia telah meningkat 30% sejak 2019 untuk mencapai level tertinggi dalam 15 tahun. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (30/11/2021), koalisi badan-badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebut situasi Amerika Latin dan Karibia sudah "kritis".

“Lebih dari 59 juta orang di seluruh wilayah Amerika Latin saat ini tidak mendapatkan cukup makan. Jumlah itu meningkat 13,8 juta orang hanya dalam satu tahun,” kata lima badan PBB di Ikhtisar Regional Laporan Ketahanan Pangan dan Gizi 2021 diterbitkan pada Selasa (30/11).

Advertisement

Menurut badan-badan PBB, lebih dari sembilan persen orang di seluruh Amerika Latin dan Karibia akan kelaparan.

“Kita harus mengatakannya dengan lantang dan jelas: Amerika Latin dan Karibia menghadapi situasi kritis dalam hal ketahanan pangan. Ada peningkatan hampir 79 persen dalam jumlah orang yang hidup dalam kelaparan dari 2014 hingga 2020,” tambah Julio Berdegue, perwakilan regional dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).

“Pandemi virus corona telah memperburuk situasi,” tambah Rossana Polastri, direktur regional Dana Internasional untuk Pembangunan Pertanian (IFAD), bank pertanian PBB.

Di Brasil, negara terbesar dan terpadat di kawasan itu, sekitar 19 juta orang kelaparan selama pandemi. Kondisi itu diungkap satu penelitian yang diterbitkan awal tahun ini, sementara hampir 117 juta yakni lebih dari setengah populasi negara itu, hidup dengan tingkat kerawanan pangan tertentu.

“Seiring dengan orang-orang yang kelaparan secara absolut, empat dari setiap 10 orang di Amerika Latin dan Karibia yakni 267 juta orang, mengalami kerawanan pangan sedang atau parah pada tahun 2020,” kata laporan PBB.

Menurut PBB, jumlah tersebut 60 juta lebih banyak orang daripada tahun 2019, atau meningkat sembilan poin persentase. Peningkatan itu merupakan kenaikan paling menonjol dalam kaitannya dengan kawasan dunia lainnya.

“Wanita lebih terpengaruh oleh meningkatnya kelaparan di Amerika Latin dan Karibia daripada pria,” kata badan-badan PBB itu.

Pada tahun 2020, 41,8% wanita di wilayah tersebut mengalami kerawanan pangan sedang atau berat, dibandingkan dengan lebih dari 32% pria. Kesenjangan gender telah meningkat dalam enam tahun terakhir; meningkat tajam dari 6,4% pada 2019 menjadi 9,6% pada 2020, kata PBB.

Namun demikian, menurut PBB, kelaparan tetap kurang lazim di Amerika Latin dibandingkan bagian lain dunia. Secara global, 11 orang meninggal karena kelaparan setiap menit, menurut laporan bulan Juli dari badan amal Oxfam. Lebih jauh, Oxfam juga menemukan jumlah orang yang menghadapi kondisi seperti kelaparan telah meningkat enam kali lipat selama setahun terakhir.

“Amerika Latin dan Karibia juga terus menunjukkan peningkatan dalam mengurangi kasus stunting pada anak-anak yakni produk dari kekurangan gizi jangka panjang,” kata laporan PBB, meskipun kemajuan telah melambat sejak awal pandemi.

Menurut PBB, prevalensi regional kurus pada anak-anak mencapai 1,3%, jauh lebih rendah dari rata-rata dunia 6,7 %.

“Seiring dengan meningkatnya kelaparan, satu dari setiap empat orang dewasa di Amerika Latin dan Karibia yakni 106 juta orang, menderita obesitas. Angka itu mewakili peningkatan 9,5 persen di Karibia dan lebih dari tujuh persen di Amerika Selatan antara tahun 2000 dan 2016,” kata badan-badan PBB.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 21 Januari 2022

DUNIA | 21 Januari 2022

DUNIA | 21 Januari 2022

DUNIA | 21 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Update Covid-19: Waspada, Kasus Harian Kembali Tembus 2.000

#2
Simpang Rapak Balikpapan Rawan Kecelakaan, Pemda Didesak Bangun Fly Over

#3
Pemerintah Apresiasi Gereja Gelar Vaksinasi Booster

#4
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Polisi Tetapkan Sopir Truk Tersangka

#5
Update Kecelakaan Maut di Balikpapan: 4 Meninggal dan 1 Kritis

#6
87 Jemaah Umrah Positif Covid-19, 10 Probable Omicron

#7
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Polisi Amankan Sopir Truk

#8
Warga Bekasi Minta Pemkot Perbaiki Drainase di Jalan Kemakmuran

#9
5 Mobil Arteria Dahlan Miliki Pelat Nomor Sama, Begini Respons MKD DPR

#10
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa 21 Wilayah

TERKINI


MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

BOLA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

OLAHRAGA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

BOLA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

KESEHATAN | 22 Januari 2022