Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Covax Alokasikan 4,7 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Korut

Rabu, 1 Desember 2021 | 23:18 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Seorang pejabat Kementerian Kesehatan Vietnam memeriksa dokumen pada wadah yang membawa pengiriman pertama dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca / Oxford, sebagai bagian dari program Covax global PBB, saat tiba di terminal Kargo Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi, Kamis 1 April.

Seoul, Beritasatu.com- Jaringan berbagi vaksin global Covax telah menyisihkan 4,73 juta dosis vaksin Covid-19 Astrazeneca untuk pengiriman ke Korea Utara (Korut). Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (30/11/2021), Korut adalah salah satu dari sedikit negara yang belum memulai vaksinasi Covid-19.

“Rencana Covax tersebut mengikuti tawaran sebelumnya untuk hampir 2 juta dosis vaksin yang ditolak oleh Korut karena kekhawatiran akan efek sampingnya,” menurut lembaga kajian Korea Selatan.

Advertisement

Kementerian Unifikasi Korea Selatan yang mengawasi keterlibatan dengan Korea Utara mengatakan pada Selasa (30/11) tampaknya pengaturan distribusi terperinci belum dibuat, karena Covax terus terlibat dengan Pyongyang.

Alokasi tersebut merupakan bagian dari rencananya untuk mendistribusikan 43 juta dosis vaksin AstraZeneca dan vaksin Covid-19 Moderna pada akhir Desember, karena Covax bertujuan untuk mengirimkan hingga 1 miliar dosis secara total tahun ini.

Dipimpin bersama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Covax sejak Januari telah mengalokasikan sebagian besar dosis vaksin secara proporsional di antara lebih dari 140 negara penerima sesuai dengan ukuran populasi.

“Korea Utara dan Eritrea adalah satu-satunya negara yang belum memulai kampanye vaksinasi mereka terhadap Covid-19,” menurut WHO.

Korea Utara belum secara resmi mengonfirmasi kasus Covid-19, satu posisi yang dipertanyakan oleh pejabat Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS). Tetapi Korut telah memberlakukan tindakan anti-virus yang ketat, termasuk penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan domestik.

Pda Juni, menurut media pemerintah, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan bahwa kegagalan untuk menerapkan langkah-langkah untuk mengatasi virus corona telah menyebabkan "krisis besar".

Pada 11 November, menurut WHO, Korea Utara telah menguji setidaknya 45.564 orang untuk Covid-19 tanpa hasil positif.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Pembangunan IKN Butuh The Crazy Government Man Seperti Ahok

#5
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#6
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#7
Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

#8
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#9
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK

#10
Itama Ranoraya Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

TERKINI


EKONOMI | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022