Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Diresmikan, Kereta Peluru Laos Akan Terhubung ke Tiongkok

Jumat, 3 Desember 2021 | 11:23 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Gambar dari rekaman video TV nasional Laos yang diambil pada 16 Oktober 2021 menunjukkan kereta cepat Lane Xang di Stasiun Kereta Api di Vientiane.

Vientiane, Beritasatu.com - Laos mengadakan upacara keagamaan Buddha pada Kamis (2/12/2021) untuk memberkati jalur kereta cepat senilai US$ 6 miliar yang diprakarsai Tiongkok yang menandai salah satu lompatan terbesar menuju modernisasi di negara paling kurang berkembang di Asia. Jalur kereta peluru ini akan menghubungkan kota Kunming di tenggara Tiongkok ke ibu kota Laos, Vientiane, membentang lebih dari 1.000 km, dan melintasi pegunungan dan sistem perairan.

Kantor berita negara Laos KPL pada hari Kamis mengatakan, proyek itu adalah bagian dari strategi pemerintah untuk mengubah Laos "dari negara yang terkurung daratan menjadi negara yang terhubung dengan daratan".

Advertisement

Jalur kereta api, yang diharapkan Tiongkok bakal diperluas ke Singapura, adalah bagian dari Inisiatif proyek Sabuk dan Jalan (BRI) yang ambisius.

Peresmian berlangsung pada Hari Nasional Laos yang jatuh Kamis, di mana para biksu Buddha berdoa di peron kereta api baru dan memberkati gerbong kereta dengan air dan tanda keberuntungan menjelang pembukaan resmi Jumat (3/12/2021) ini.

Dengan populasi 7 juta dan produk domestik bruto hanya US$ 18 miliar pada 2019, Laos yang komunis adalah salah satu negara termiskin di Asia.

Para ekonom telah memperingatkan proyek kereta cepat dapat memperumit tantangannya dalam membayar utang luar negeri, sebagian besar ke Tiongkok.

China memegang 70 persen saham dalam usaha patungan kereta api yang didirikan pada tahun 2015.

Total investasi adalah 50,55 miliar yuan (US$7,93 miliar), menurut sebuah artikel oleh Portal Sabuk dan Jalan Tiongkok awal tahun ini. KPL memasang nilai US$5,98 miliar.

Bagi Nokphone Photsavang (35), yang bekerja di sektor perhotelan, proyek kereta cepat ini akan menjadi keuntungan bagi Laos.

"Saya percaya kereta api akan membawa banyak peluang dan saya menantikan pertumbuhan ekonomi," kata Nokphone.

"Ini juga memudahkan perjalanan antarkota dan akan membawa keluarga lebih dekat."



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNA/Reuters


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

DUNIA | 21 Januari 2022

DUNIA | 21 Januari 2022

DUNIA | 21 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Update Covid-19: Waspada, Kasus Harian Kembali Tembus 2.000

#2
87 Jemaah Umrah Positif Covid-19, 10 Probable Omicron

#3
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Polisi Tetapkan Sopir Truk Tersangka

#4
Seluruh Pulau Berguncang, Letusan Gunung Tonga seperti Bom Atom

#5
Warga Bekasi Minta Pemkot Perbaiki Drainase di Jalan Kemakmuran

#6
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa 21 Wilayah

#7
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Banyak Pihak yang Dinilai Bertanggung Jawab

#8
Piala Asia Wanita: Indonesia Dibantai Australia 0-18

#9
Menkes: Waspada Penularan Omicron

#10
Polri: Peralihan Pelat Nomor Kendaraan Hitam ke Putih Tahun 2022

TERKINI


GAYA HIDUP | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

EKONOMI | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022