Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kasus Covid-19 Anak Meningkat di Afsel, Diduga Omicron

Sabtu, 4 Desember 2021 | 20:09 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Seorang petugas kesehatan melakukan tes PCR Covid-19 di laboratorium Lancet di Johannesburg, Afrika Serlatan pada selasa 30 November 2021.

Johannesburg, Beritasatu.com – Rumah sakit di Afrika Selatan (Afsel) mengalami peningkatan pasien Covid-19 anak-anak yang telah mendorong gelombang keempat infeksi di negara itu. Dikhawatirkan varian baru Covid-19 Omicron dapat menimbulkan risiko yang lebih besar bagi anak kecil daripada varian virus corona lainnya.

Pejabat kesehatan di Afsel meminta warga untuk tidak panik karena infeksinya ringan. Namun mereka diminta lebih waspada.

Advertisement

Para ilmuwan belum mengkonfirmasi hubungan apa pun dan telah memperingatkan bahwa faktor-faktor lain dapat berperan.

Ntsakisi Maluleke, seorang spesialis kesehatan masyarakat di provinsi Gauteng yang mencakup Tshwane dan kota terbesar Johannesburg, mengatakan, dari 1.511 pasien positif Covid-19 di rumah sakit di provinsi tersebut, 113 pasien adalah anak-anakberusia di bawah sembilan tahun, proporsi yang lebih besar daripada gelombang sebelumnya. Infeksi.

"Kami terhibur oleh laporan dokter bahwa anak-anak memiliki penyakit ringan," katanya kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Ia menambahkan pejabat kesehatan dan ilmuwan sedang menyelidiki apa yang mendorong peningkatan penerimaan di usia yang lebih muda dan berharap untuk memberikan kejelasan lebih lanjut dalam dua tahun mendatang. Minggu.

Karena hanya sebagian kecil dari tes Covid-19 positif Afrika Selatan yang dikirim untuk pengurutan genom, para pejabat belum tahu varian mana yang telah terinfeksi oleh anak-anak yang dirawat di rumah sakit.

Maluleke mengatakan petugas kesehatan dapat bertindak karena sangat berhati-hati. "Mereka lebih suka memiliki anak dalam perawatan selama satu atau dua hari daripada memiliki anak di rumah dan memperumit, ... tetapi kita benar-benar harus menunggu buktinya," katanya.

Dia mengatakan banyak pasien Covid-19 di Gauteng melaporkan gejala seperti flu "tidak spesifik" seperti tenggorokan gatal, dibandingkan dengan penanda yang lebih mudah diidentifikasi seperti kehilangan rasa atau penciuman.

Tetapi dia mendesak orang tua dan wanita hamil, kelompok lain untuk tidak menganggap enteng gejala seperti flu dan untuk dites jika diperlukan intervensi lebih lanjut.

"Masyarakat harus tidak terlalu takut tetapi waspada," tambahnya.

Terlepas dari gelombang masuk baru-baru ini, peningkatan penggunaan kapasitas tempat tidur untuk Covid-19 di Gauteng masih sekitar 13 persen, kata Maluleke, seraya menambahkan bahwa rencana darurat sudah ada jika kapasitas bertambah.

Para ilmuwan masih bekerja untuk mencari tahu seberapa parah penyakit yang disebabkan oleh varian Omicron

, pertama kali terdeteksi di Afrika selatan bulan lalu dan sejak terlihat di lebih dari 30 negara, dan apakah itu mungkin lebih resisten terhadap vaksin yang ada.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNA/Reuters


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Pembangunan IKN Butuh The Crazy Government Man Seperti Ahok

#5
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#6
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#7
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK

#8
Itama Ranoraya Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

#9
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#10
Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 19 Januari 2022

TERKINI


BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022