Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jelang Pemilu, Otoritas Filipina Larang Warga Bawa Senpi

Senin, 10 Januari 2022 | 14:20 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Mantan senator Filipina Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr, putra mantan diktator Ferdinand Marcos, berpose untuk foto setelah mengajukan pencalonannya untuk pemilihan presiden tahun 2022 di Pasay pada 6 Oktober 2021.

Manila, Beritasatu.com- Otoritas Filipina melarang orang membawa senjata api dan senjata mematikan lainnya dari 9 Januari hingga 8 Juni 2022. Seperti dilaporkan ArabNews, Senin (10/1/2022), pelarangan itu berlaku hingga pemilu Filipina dijadwalkan selesai, termasuk penghitungan suara.

Periode pemilu 2022 di Filipina dimulai pada Minggu (9/1/2022). Sekitar 14.000 personel militer dan polisi dikerahkan di seluruh negeri untuk menerapkan larangan nasional membawa senjata api dan mencegah kekerasan terkait pemilu.

Periode pemilihan dimulai empat bulan hingga pemungutan suara pada 9 Mei, ketika orang Filipina akan memilih penerus Presiden Rodrigo Duterte sebagai bagian dari pemilihan umum tahun 2022.

Undang-undang senjata Filipina mengizinkan kepemilikan pistol dan pistol jika pemiliknya memperoleh izin. Namun membawa senjata api dan senjata mematikan lainnya telah dilarang dari 9 Januari hingga 8 Juni, ketika semua kegiatan terkait pemilu dijadwalkan untuk diselesaikan, termasuk penghitungan suara.

Hanya penegak hukum dan orang-orang yang diberi wewenang oleh komisi pemilihan umum yang dikecualikan dari larangan tersebut. Kepala Polisi Nasional Filipina Dionisio Carlos mengatakan 2.000 pos pemeriksaan telah didirikan di kota-kota besar dan kecil untuk mengawasi kepatuhan terhadap tindakan keamanan



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI