Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Penjabat PM Afghanistan Minta Pengakuan Diplomatik terhadap Taliban

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Afghanistan Mullah Hasan Akhund

Kabul, Beritasatu.com- Penjabat Perdana Menteri Afghanistan Mullah Hasan Akhund menyerukan kepada semua pemerintah, terutama negara-negara Muslim, untuk mulai mengakui pemerintahan Taliban.

“Saya meminta semua pemerintah, terutama negara-negara Islam, bahwa mereka harus memulai pengakuan,” kata Akhund seperti dikutip Reuters, pada Rabu (19/1/2022), dalam penampilan siaran publik besar pertamanya sejak ia mengambil peran pada bulan September.

Hingga kini, kekuatan asing enggan mengakui pemerintahan Taliban – yang mengambil alih Afghanistan pada Agustus. Sementara negara-negara Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat telah membekukan aset perbankan Afghanistan senilai miliaran dolar dan memutus dana pembangunan yang pernah menjadi tulang punggung ekonomi Afghanistan.

Akhund dan pejabat pemerintahan Taliban lainnya mengajukan banding pada konferensi pers, yang juga dihadiri oleh pejabat PBB, untuk melonggarkan pembatasan uang ke negara Afghanistan, menyalahkan krisis ekonomi yang berkembang pada pembekuan dana.

“Bantuan jangka pendek bukanlah solusi; kita harus berusaha mencari cara untuk menyelesaikan masalah secara mendasar,” katanya.

Komunitas internasional telah meningkatkan bantuan kemanusiaan, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan sebagian besar melewati jalur resmi.

Tetapi ketika Afghanistan menghadapi krisis uang tunai dan ekonomi yang memburuk selama musim dingin yang keras, jutaan orang jatuh ke dalam kemiskinan. Menurut badan kemanusiaan PBB, sekitar 22 juta orang yang berarti lebih dari setengah populasi negara itu, menghadapi kelaparan akut.

Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Afghanistan Deborah Lyons juga berbicara di acara tersebut, mengatakan krisis ekonomi Afghanistan adalah masalah serius yang perlu ditangani oleh semua negara.

“PBB sedang bekerja untuk merevitalisasi ekonomi Afghanistan dan secara mendasar mengatasi masalah ekonomi Afghanistan,” katanya.

Penjabat menteri luar negeri Afghanistan, Amir Khan Muttaqi, mengatakan pemerintah Taliban sedang mencari hubungan ekonomi dengan masyarakat internasional.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI