Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pembatasan Diberlakukan, PM Selandia Baru Terpaksa Batalkan Pernikahan

Minggu, 23 Januari 2022 | 08:56 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Jacinda Ardern

Auckland, Beritasatu.com - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Arden telah membatalkan pernikahannya karena negara itu memberlakukan pembatasan baru untuk memperlambat penyebaran komunitas dari varian Covid-19 Omicron.

Selandia Baru akan memberlakukan aturan penggunaan masker dan membatasi berkumpul mulai tengah malam pada Minggu (23/1/2022) setelah ditemukannya klaster sembilan kasus varian Omicron di acara pernikahan, yang menunjukkan penularan komunitas dari pulau Utara ke Selatan.

Sebuah keluarga melakukan perjalanan dengan pesawat dari ibu kota Pulau Utara Auckland ke acara pernikahan di Pulau Selatan yang dihadiri oleh 100 orang. Keluarga tersebut dan seorang pramugari di pesawat itu dinyatakan positif.

Selandia Baru akan pindah ke kode merah perlindungan Covid-19, dengan lebih banyak warga diminta memakai masker, dan batas 100 pelanggan di dalam ruangan dalam pengaturan perhotelan dan acara seperti pernikahan, kata Arden.

"Pernikahan saya tidak akan berlangsung," katanya kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa dia menyesal atas siapa pun yang terjebak dalam skenario serupa.

Ditanya oleh wartawan bagaimana perasaannya tentang pembatalan pernikahannya, Ardern menjawab: "Begitulah hidup."

"Dengan berani saya katakan, ribuan warga Selandia Baru lainnya yang memiliki dampak yang jauh lebih dahsyat yang dirasakan oleh pandemi, yang paling menyedihkan adalah ketidakmampuan untuk bersama orang yang dicintai kadang-kadang ketika mereka sakit parah. Itu akan jauh, jauh melebihi kesedihan yang saya alami," ujar Ardern.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNA/Reuters


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI