Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Di Arab Saudi, Pelanggar Karantina Hadapi Ancaman Penjara, Denda, atau Deportasi

Sabtu, 29 Januari 2022 | 11:37 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Seorang pengunjung menjalani pemeriksaan protokol kesehatan di satu tempat di Arab Saudi di tengah pandemi Covid-19.

Jeddah, Beritasatu.com- Arab Saudi telah mengumumkan bahwa warga negara yang melanggar aturan karantina Covid-19 dapat menghadapi hukuman dua tahun penjara dan denda US$ 53.330 (Rp 766 juta).

Seperti dilaporkan Arab News, Kamis (27/1/2022), pengumuman yang dibuat oleh Kementerian Dalam Negeri, menambahkan bahwa ekspatriat yang melanggar aturan akan dideportasi dari negara tersebut. Secara permanen, ekspat tersebut akan dilarang kembali ke Kerajaan, tempat sekitar 10 juta orang asing tinggal atau bekerja.

Langkah-langkah ketat datang sebagai bagian dari kebijakan otoritas Saudi untuk mengekang penyebaran virus. Pengumuman itu juga menekankan bahwa hukuman akan berlipat ganda bagi mereka yang sebelumnya melanggar aturan.

Arab Saudi mengonfirmasi 4.738 kasus Covid-19 baru pada hari Kamis, sehingga jumlah total kasus sejak awal pandemi menjadi 670.997.

Dari kasus baru, 1.559 orang tercatat di Riyadh, 573 orang di Jeddah, 189 di Dammam, 172 di Hofuf, 156 di Mekah, dan 114 di Jazan. Beberapa kota lain masing-masing mencatat kurang dari 100 kasus baru.

Otoritas kesehatan juga mengonfirmasi dua kematian baru terkait Covid-19, menjadikan jumlah kematian Kerajaan menjadi 8.929. Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa dari kasus saat ini, 825 masih dalam kondisi kritis.

Kementerian menambahkan bahwa 4.973 pasien telah pulih dari Covid-19, sehingga jumlah total pemulihan di Kerajaan menjadi 622.087.

Lebih dari 56,4 juta dosis vaksin Covid-19 telah diberikan sejak kampanye imunisasi Kerajaan dimulai, dengan lebih dari 23,6 juta orang telah divaksinasi penuh.

Kementerian, yang memiliki 587 pusat vaksin di seluruh Kerajaan, mendesak orang-orang yang belum menerima vaksin untuk mendaftar untuk menerimanya melalui aplikasi Sehhaty-nya. Sementara itu, pusat pengujian dan pusat perawatan yang didirikan di seluruh negeri telah membantu jutaan orang sejak pecahnya pandemi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI