Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Begini Cara Perusahaan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Jumat, 3 Juli 2020 | 12:33 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS
Webinar HR Forum Jababeka: New Normal, From Vuca to COVID, akhir Juni lalu.

Jakarta, Beritasatu.com - Saat ini kita sudah bergerak dari era VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity) atau perubahan yang tidak terduga ke Covid-19 atau era ketidakpastian. Tak sedikit perusahaan yang berguguran saat ini, dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya. Tapi, tak sedikit juga yang mampu bertahan, bahkan berkembang. Lantas, muncul sebuah pertanyaan: bagaimana cara agar perusahaan bisa bertaham di tengah wabah Covid-19 ini?

Dalam kesempatan HR Forum yang merupakan wadah dari Jababeka untuk mendukung tenant dalam mengatasi berbagai tantangan sumber daya manusia, Reza Widyaprastha, HR Director Jababeka & Co, menyarankan bahwa agar human resources (HR) sebuah perusahaan tak hanya menjalankan pekerjaan rutin mereka saja atau business as usual.

Human resources harus bisa beradaptasi di tengah kondisi krisis yang terjadi saat ini, bahkan kalau perlu jadi motor transformasi di perusahaan. Hal itu karena peran human resources sangat vital dalam membuat perusahaan bisa bertahan dan mencegah PHK karyawan di tengah pandemi.

Reza Widyaprastha menerangkan bahwa adaptasi yang dilakukan seorang HR ada tiga hal, yaitu "berdamai" dengan teknologi, melakukan program efisiensi untuk perusahaan dan meningkatkan produktivitas.

"Berdamai dengan teknologi ini, maksudnya, bagaimana seorang HR yang belum terbiasa dengan teknologi, seperti meeting online, presentasi online penggunaan Google Form, atau yang tadinya gagap teknologi dan setelah belajar menjadi terbiasa," terangnya dalam rilis yang diterima Jumat (3/7/2020).

Program efisiensi untuk perusahaan, tujuannya untuk menjaga cash flow perusahaan agar keuangan perusahaan tetap sehat. Karena agar perusahaan-perusahaan bisa bertahan, mereka harus punya cash flow-nya. Cash flow is the king, dalam kondisi krisis saat ini. Sehingga, seorang HR harus melakukan kebijakan untuk menahan segala pengeluaran yang dirasa kurang penting di perusahaan.

Menurut Reza, lebih baik bahu membahu dengan cara efisiensi dibandingkan ada karyawan yang di PHK. "Seorang HR harus bisa mengajukan program itu dan meyakinkan direksi. Caranya? Belajar keuangan untuk bisa melampirkan financial impact saat mengajukan program tersebut," paparnya.

Sementara maksud meningkatkan produktivitas adalah bagaimana seorang HR bisa membantu perusahaan untuk melakukan shifting bisnis agar bisa bertahan. Hal itu karena Covid-19 telah membuat perilaku dan bisnis jadi berubah.

Agar proses peralihan bisnis di dalam perusahaan berjalan lancar, Reza menyarankan untuk melatih para pimpinannya terlebih dahulu. Hal itu agar terjadi persamaan persepsi dan nantinya bisa dicontoh oleh tim mereka.

Sebab, kata Reza, era saat ini menuntut perusahaan untuk cepat beradaptasi dan merespons karena semakin hari ketidakpastian semakin terasa.

"Perhatikan metode dan bahan coaching-nya. Jangan pakai cerita kesuksesan di masa lalu yang belum tentu relevan dengan kondisi sekarang. Jadi, bahannya harus dimodifikasi," ungkap Reza.

Dalam era saat ini, ujar Reza, Setiap insan organisasi harus mencari terobosan yang baru dan berbeda, sekaligus lebih baik secara terus menerus. Oleh karenanya, sebisa mungkin nilai-nilai itu bisa dipahami dan tersampaikan dengan baik saat melakukan coaching atau pelatihan.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

BERITA TERPOPULER


#1
Kapolda Sumsel: Terduga Penganiaya Perawat Siloam Sudah Ditangkap

#2
Kekerasan Terhadap Perawat, Siloam Hospitals Serahkan ke Kepolisian

#3
Ini Kronologi Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang oleh Keluarga Pasien

#4
Jokowi Bakal Copot Menteri Berinisial M?

#5
Lansia Berdiri Lama Antre Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Bogor Geram

#6
Ahli Beri Tips Agar Atlet yang Berpuasa Tetap Fit dan Imun Terjaga

#7
Penganiaya Perawat RS Siloam Terancam Hukuman Maksimal 2 Tahun 8 Bulan

#8
Jokowi Ungkap Alasan Larangan Mudik, Ini Penjelasannya

#9
Seblak Blakan, Kuliner Kekinian dengan Cita Rasa Internasional

#10
Persatuan Perawat Desak Pelaku Kekerasan terhadap Perawat RS Siloam Dihukum Seberat-beratnya

TERKINI


NASIONAL | 17 April 2021

BOLA | 17 April 2021

EKONOMI | 17 April 2021

KESEHATAN | 17 April 2021

BOLA | 17 April 2021

BOLA | 17 April 2021

BOLA | 17 April 2021

NASIONAL | 17 April 2021

EKONOMI | 17 April 2021

MEGAPOLITAN | 17 April 2021