Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved

Grab Kecewa atas Putusan KPPU

Jumat, 3 Juli 2020 | 15:49 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS
Ilustrasi Grab.

Jakarta, Beritasatu.com - PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) menyesalkan keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk menjatuhkan sanksi Rp 30 miliar atas dugaan diskriminasi mitra pengemudi.

Denda sebesar Rp 19 miliar juga dikenakan pada PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI).

Advertisement

“Kami menyesalkan bahwa KPPU telah memutuskan Grab dan TPI bersalah atas dugaan diskriminasi yang menguntungkan mitra pengemudi TPI. Meskipun, adanya argumentasi dan pembuktian yang kuat dari Grab dan didukung oleh sanksi dan ahli yang dihadirkan dalam persidangan,” ungkap Juru Bicara Grab Indonesia dalam pernyataan resmi yang diterima Beritasatu.com, Jumat (3/7/2020).

Pihak Grab menyatakan tidak melihat adanya aturan yang dilanggar atau pihak yang dirugikan dalam kerja sama perusahaan dengan TPI apalagi menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat.

Melainkan, kerja sama tersebut ditujukan untuk memfasilitasi penyewaan mobil yang hemat biaya bagi sejumlah mitra pengemudi yang ingin berpenghasilan jujur namun tidak memiliki sarana kendaraan. Dengan ini, mereka dapat terus mencari nafkah seperti yang lainnya.

Grab pun mengklaim terus mengedepankan peluang ekonomi yang setara bagi semua mitra pengemudi melalui sistem pemesanan yang berdasarkan kinerja dan prestasi.

Untuk mendorong layanan yang berkualitas, Grab menerapkan sistem penghargaan bagi pengemudi yang secara konsisten dinilai tinggi oleh penumpang.

Sistem penghargaan ini dapat menguntungkan mitra pengemudi. Begitu pula dengan masyarakat umum sebagai pengguna jasa.

"Ketiga, Grab tidak memberikan perlakuan istimewa kepada mitra pengemudi yang terdaftar di TPI," lanjutnya.

Manfaat program diberikan kepada mitra karena telah memberikan pelayanan yang baik secara konsisten.

Berdasarkan hal di atas, pihak Grab akan terus berupaya untuk melindungi brand dan reputasi perusahaan dari tuduhan tidak berdasar yang dibuat oleh KPPU.

"Dengan memperhatikan prinsip ini, kami akan mengajukan banding terhadap putusan KPPU tersebut sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku," demikian pernyataan resmi tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com



REKOMENDASI



TRENDING NEWS


BERITA LAINNYA


EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

EKONOMI | 3 Juli 2020

BERITA TERPOPULER


#1
Gunakan APD Lengkap, Teddy Syah Antar Jenazah Rina Gunawan ke Peristirahatan Terakhir

#2
Waspada Salah Cara Merawat Organ Telinga

#3
Industri Miras yang Ada Tetap Berjalan

#4
Artis Senior Rina Gunawan Meninggal Dunia

#5
Kepala BKPM: Hanya Tiga Bidang Usaha dengan Persyaratan Tertentu yang Dicabut

#6
Ini, Unggahan Rina Gunawan 1 Bulan Jelang Kepergiannya

#7
Menkes: Virus Varian Baru Covid-19 di Indonesia Berasal dari TKI Arab Saudi

#8
Varian Baru Covid-19 Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Tenang

#9
Waket KPK Ungkap Ada Kasus Korupsi yang Penyidikannya Akan Dihentikan

#10
KPK Akui Usut Dugaan Korupsi Pajak Bernilai Puluhan Miliar

TERKINI


EKONOMI | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

BOLA | 3 Maret 2021

BERITA GRAFIK | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021