Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Sri Mulyani: LPI Akan Kurangi Utang Negara untuk Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 3 Maret 2021 | 18:53 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah akan mengoptimalkan peran Lembaga Pembiayaan Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) untuk mengurangi utang dalam pembiayaan untuk pembangunan. LPI hadir sebagai bentuk diversifikasi investasi yang dilakukan pemerintah. Salah satu sektor yang akan menjadi prioritas LPI adalah infrastruktur.

“Kami akan menggunakan instrumen di bidang LPI sebagai salah satu wadah kolaborasi melanjutkan pembangunan dengan menggunakan ekuitas atau mengurang exposure utang,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam seminar daring "Peluang Pendanaan SWF Untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia" pada Rabu (3/3/2021).

Untuk membangun infrastruktur periode 2020-2024, pemerintah membutuhkan total investasi Rp 6.445 triliun. Dari jumlah tersebut, pembiayaan dari APBN dan APBD tercatat hanya sebesar Rp 2.385 triliun atau sebesar 37% dari total kebutuhan. BUMN dan BUMD berperan sebesar 21% atau Rp 1.353 triliun. Pihak swasta yang memiliki peran terbesar hingga Rp 2.707 triliun atau 42%.

Ekspansi APBN tentu memiliki keterbatasan apalagi pada 2020 dan 2021 pemerintah sudah menetapkan defisit di atas batas 3%. APBN menjadi instrumen utama untuk menahan shock Covid-19 melalui countercyclical fiskal dengan defisit di atas 6% tahun 2020 dan 5,7% tahun 2021. Sedangkan kebutuhan untuk pembangunan masih akan terus berjalan, baik itu jalan raya, jalan tol, airport, listrik,hingga telekomunikasi. “LPI Ini melengkapi kemampuan pemerintah untuk berkolaborasi untuk penanaman modal dalam bentuk ekuitas atau non-utang,” ucap Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan investasi di bidang infrastruktur membutuhkan modal besar dengan tingkat risiko relatif tinggi. Menurutnya dibutuhkan komitmen kerja sama yang sangat kuat dari pemerintah. Oleh karena itu dalam pembangunan infrastruktur membutuhkan berbagai upaya instrumen yang efisien dan efektif “Pemerintah menyadari pembiayaan infrastruktur merupakan salah satu bidang yang sangat menantang, tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia,” ucap Sri Mulyani.

LPI memiliki berbagai opsi untuk mengoptimalkan investasi dengan menggandeng investor dan berkolaborasi membangun di berbagai bidang seperti jalan tol, airport, bidang kesehatan, dan pariwisata.

Menkeu mengatakan LPI hadir sebagai otoritas yang fokus menarik investasi serta kerja sama dari berbagai pengelola keuangan luar negeri. Kehadiran LPI diharapkan meningkatkan kemampuan pemerintah menambah modal pembangunan tanpa meningkatkan risiko utang. Pemerintah juga akan akan belajar dari cara kerja yang merupakan best practice di seluruh dunia. Dengan adanya LPI akan meningkatkan valuasi dari aset negara. “LPI juga akan meningkatkan kinerja dan manfaat aset yang bisa dinikmati oleh masyarakat,” tutur Sri Mulyani.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

EKONOMI | 3 Maret 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kapolda Sumsel: Terduga Penganiaya Perawat Siloam Sudah Ditangkap

#2
Kekerasan Terhadap Perawat, Siloam Hospitals Serahkan ke Kepolisian

#3
Ini Kronologi Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang oleh Keluarga Pasien

#4
Jokowi Bakal Copot Menteri Berinisial M?

#5
Menang Telak di Slavia, Arsenal ke Semifinal

#6
Lansia Berdiri Lama Antre Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Bogor Geram

#7
Ahli Beri Tips Agar Atlet yang Berpuasa Tetap Fit dan Imun Terjaga

#8
Jokowi Ungkap Alasan Larangan Mudik, Ini Penjelasannya

#9
Seblak Blakan, Kuliner Kekinian dengan Cita Rasa Internasional

#10
Bursa Eropa Catat Rekor Tertinggi di Tengah Rilis Kinerja Perusahaan

TERKINI


NASIONAL | 17 April 2021

EKONOMI | 17 April 2021

MEGAPOLITAN | 17 April 2021

NASIONAL | 17 April 2021

NASIONAL | 17 April 2021

EKONOMI | 16 April 2021

BOLA | 16 April 2021

NASIONAL | 16 April 2021

BERITA GRAFIK | 16 April 2021

NASIONAL | 16 April 2021