Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Ini Inovasi GrabFood Layani Lonjakan Pesanan di Ramadan

Rabu, 5 Mei 2021 | 16:37 WIB
Oleh : Herman / FER
Senior Product Operations Manager Grab Indonesia Jovian Onggowinarso (kiri) dan Head of Marketing GrabFood Grab Indonesia Hadi Surya Koe (kanan) dalam acara diskusi media secara virtual, Rabu, 5 Mei 2021.


Jakarta, Beritasatu.com – Selama bulan Ramadan, terjadi perubahan perilaku pengguna GrabFood saat melakukan pemesanan. Data GrabFood menunjukan pesanan para konsumen terkonsentrasi di waktu-waktu menjelang berbuka puasa di antara pukul 16.00 dan 17.00 waktu setempat. Di luar bulan Ramadan, jam sibuk terbagi secara merata di waktu makan siang dan makan malam.

Advertisement

Hal ini tentu dapat membebani mitra pengantaran, merchant dan juga platform. Karenanya, setiap tahun, tim teknologi dan operasional Grab telah bersiap selama berbulan-bulan sebelum Ramadan untuk merencanakan aspek operasional di periode ini.

Head of Marketing GrabFood Grab Indonesia, Hadi Surya Koe mengatakan, GrabFood berupaya untuk memberikan layanan pesan-antar makanan yang istimewa dan pengalaman konsumen yang menyenangkan di setiap kesempatan.

"Kami tahu betapa pentingnya makanan selama Ramadan, karenanya tim kami bekerja sangat keras untuk melayani dan mendukung para pengguna dan mitra kami. Melalui fitur aplikasi yang disempurnakan, keterlibatan mitra pengemudi dan merchant sejak awal, dan dukungan 24/7 dari tim GrabFood, kami berharap dapat menjadi layanan yang dapat dipercaya konsumen kapan saja,” ujar Hadi Surya Koe dalam acara diskusi media secara virtual, Rabu (5/5/2021).

Hadi memaparkan beberapa inisiatif yang dihadirkan GrabFood, antara lain fitur Pesanan Terjadwal yang sudah dihadirkan sejak tahun lalu untuk memfasilitasi persiapan awal para konsumen di bulan Ramadan. Pesanan terjadwal membuat konsumen dapat memesan antara 1 jam sampai 2 hari sebelum waktu pengiriman yang diinginkan. Untuk menggunakan fitur ini, ketika memilih restoran, klik di pilihan Ganti Opsi Pengantaran, lalu pilih waktu pengantaran yang diinginkan.

Berikutnya adalah fitur Ambil Sendiri. Fitur ini dirancang untuk menghemat waktu yang memungkinkan konsumen dapat memesan makanan untuk dibawa pulang ke rumah tanpa harus mengantre di restoran.

Untuk menggunakan fitur ini, langkahnya adalah pilih menu makanan yang diinginkan, pilih Ambil Sendiri ketika menyelesaikan pesanan dan membayar transaksi, lalu aplikasi akan menunjukan kapan pesanan siap untuk diambil.

Selain itu, GrabFood juga menyajikan estimasi waktu tunggu untuk pesanan makanan sebelum konsumen melakukan pemesanan di mitra merchant tertentu. Setelah pemesanan dilakukan, konsumen dapat memantau status pemesanan dan estimasi waktu kedatangan (ETA) secara real-time di dalam aplikasi Grab.

Untuk mitra merchant, selama jam sibuk, beberapa mitra merchant juga memiliki akses ke fitur yang disebut Mode Sibuk, sehingga konsumen bisa tahu mungkin ada keterlambatan pengantaran.

Selain itu, mitra merchant juga dapat memanfaatkan Sistem Manajemen Inventaris dalam aplikasi GrabMerchant untuk mengatur jumlah item yang tersedia dan memantau pasokan mereka untuk menghindari pembatalan pesanan.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

EKONOMI | 5 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kenaikan Kasus Positif di Kabupaten Bekasi Capai 500%

#2
Kabar Duka, Legenda Bulutangkis Markis Kido Meninggal Dunia

#3
Mendadak, Pangdam Jaya, Kapolda Metro, dan Kajati Sambangi Kantor Anies

#4
Markis Kido Tak Sadarkan Diri Saat Baru Bermain Setengah Gim

#5
Ini Gol Indah Messi ke Gawang Cile di Copa America

#6
Kasus Pungli, Pengawas Operator Crane Sempat Instruksikan Hilangkan Barang Bukti

#7
Peserta SBMPTN dengan Nilai Tertinggi Diterima di Hukum UGM dan Teknik Kimia UI

#8
Lawan Prancis, Neuer: Jerman Juga Tim Unggulan

#9
Ada 12.715 Kursi Kosong di SBMPTN 2021, Mayoritas di Daerah 3T

#10
Markis Kido Meninggal karena Serangan Jantung, Ini Penjelasan Dokter Tirta

TERKINI


OLAHRAGA | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

DIGITAL | 15 Juni 2021

NASIONAL | 15 Juni 2021

OLAHRAGA | 15 Juni 2021

DUNIA | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

OLAHRAGA | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

GAYA HIDUP | 15 Juni 2021