Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Didik J Rachbini: Modal Sosial Dibutuhkan untuk Kemajuan Kawasan Permukiman

Selasa, 11 Mei 2021 | 15:54 WIB
Oleh : Mikael Niman / EHD
Ekonom Senior Didik J Rachbini mengatakan, rencana pemindahan ibu kota tidak dipikirkan secara matang dan cenderung dipaksakan, bahkan mengabaikan skala prioritas pembangunan ekonomi nasional.

Bekasi, Beritasatu.com - Didik J Rachbini selaku Komisaris Independen PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengatakan, modal sosial sangat dibutuhkan melebihi modal kapital dalam kemajuan suatu kawasan permukiman.

Didik memberi contoh kasus beberapa perbedaan kemajuan, seperti Filipina Utara dengan Filipina Selatan, juga Italia Utara dan Italia Selatan.

Advertisement

"Perang dan konflik di Selatan Filipina, membuat kawasan terpuruk, kalah dibanding kemajuan Filipina Utara yang modern. Lalu, jaringan mafioso di Selatan Italia, terkesan membuat kawasannya kalah telak dibanding kemajuan Italia Utara yang olahraganya, turismenya dan seninya hebat," ujar Didik J Rachbini‎, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/5/2021).

Di tengah situasi pandemi Covid-19, Lippo Cikarang melaksanakan kegiatan virtual gathering untuk menjalin komunikasi dengan warga kota agar silaturahmi terus tejaga baik dan harmonis.

Didik J Rachbini sebagai pembicara dan diikuti seluruh Ketua RT/RW se-Lippo Cikarang serta perwakilan dari managemen PT Lippo Cikarang Tbk. ‎Tema kali ini mengangkat kunci sukses kehidupan bermasyarakat kota dengan tujuan membangun kepercayaan warga terhadap manajemen Lippo Cikarang.

‎"Modal sosial, yakni trust (kepercayaan), norm (kearifan agama dan lokal) serta network (jaringan luas), merupakan hal sangat penting yang memungkinkan terbentuknya kerjasama dinamis, positif di antara manusia," ungkapnya.

Diharapkan, kegiatan ini berdampak pada hubungan harmonis antarwarga yang tinggal di Kota Lippo Cikarang, serta dengan managemen pengelola kawasan industri serta perkotaan Lippo Cikarang.

Sejak lama, LPCK telah menunjukan reputasinya sebagai pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional.

Lippo Cikarang berada di atas lahan seluas 3.250 hektare di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah dan berpenduduk 55.379 jiwa.

Kawasan Industri Lippo Cikarang terdapat sekitar 582.307 orang yang bekerja setiap hari di 1.399 fasilitas manufaktur.

LPCK merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). LPKR adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatannya dan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

LPKR didukung oleh pendapatan berulang yang solid dan didukung oleh persediaan tanah yang beragam. Bisnis LPKR terdiri dari Residential/Township, Mal Ritel , Rumah Sakit, Perhotelan dan Manajemen Aset‎.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

EKONOMI | 11 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kenaikan Kasus Positif di Kabupaten Bekasi Capai 500%

#2
Kabar Duka, Legenda Bulutangkis Markis Kido Meninggal Dunia

#3
Mendadak, Pangdam Jaya, Kapolda Metro, dan Kajati Sambangi Kantor Anies

#4
Markis Kido Tak Sadarkan Diri Saat Baru Bermain Setengah Gim

#5
Ini Gol Indah Messi ke Gawang Cile di Copa America

#6
Peserta SBMPTN dengan Nilai Tertinggi Diterima di Hukum UGM dan Teknik Kimia UI

#7
Kasus Pungli, Pengawas Operator Crane Sempat Instruksikan Hilangkan Barang Bukti

#8
Lawan Prancis, Neuer: Jerman Juga Tim Unggulan

#9
Ada 12.715 Kursi Kosong di SBMPTN 2021, Mayoritas di Daerah 3T

#10
Markis Kido Meninggal karena Serangan Jantung, Ini Penjelasan Dokter Tirta

TERKINI


KESEHATAN | 15 Juni 2021

NASIONAL | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021

NASIONAL | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

NASIONAL | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

BOLA | 15 Juni 2021